SAMUDERA, METRO – Sudah dua bulan sejak terkena abrasi pantai, kondisi Tugu Merpati Perdamaian di Pantai Muaro Lasak, masih dalam perbaikan. Fondasi tugu yang makin tergerus karena hantaman gelombang juga dalam perbaikan.
Pantauan POSMETRO, Jumat (30/8), di sekililing Tugu Merpati Perdamaian sudah dipasangi penahan abrasi, berupa pasir yang diletakkan ke dalam karung-karung. Kondisi itu, membuat tugu yang diresmikan Presiden Joko Widodo pada tahun 2015 lalu tersebut sudah tidak seindah dulu lagi.
Sekarang, tiang Tugu Merpati Perdamaian sudah berjarak 6 meter dari pinggir pantai. Dulu para penikmat senja bisa bermain air di tepi pantai tugu, namun sekarang tidak lagi.
Dengan rusaknya fondasi Tugu Merpati Perdamaian dan tepi pantai di sekitarnya akibat abrasi, secara tidak langsung akan berpengaruh terhadap kunjungan wisatawan ke Pantai Padang itu sendiri.
Terlihat pohon-pohon yang berada di sekitar monumen yang awalnya berdiri indah dan kokoh, sekarang sudah roboh. Dodi Afrianto pekerja yang tengah melakukan perbaikan Tugu Merpati Perdamaian, mengaku sudah hampir dua minggu lebih dilakukan perbaikan, membatasi amukan gelombang air laut ke tiang Monumen Tugu Merpati yang sudah berada di tepi pantai.
“Dibuat tumpukan pasir yang diisikan ke dalam karung. Lalu, diletakkan di tepi Monumen Tugu Merpati Perdamaian. Sekarang, bagian dari sebelah kiri tepi monumen sedang dikerjakan,” jelasn Dodi.
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Padang Arfian, mengatakan pemerintah sudah melakukan tindakan, yakni memasang karung berisi pasir di lokasi abrasi tersebut.
“Karung berisikan pasir tersebut disebarkan mengelilingi di bagian belakang kawasan Monumen Tugu Merpati Perdamaian. Dan, pengerjaannya telah ditangani oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR),” jelasnya. (e)





