METRO PADANG

Andre Minta Jokowi Berkantor di Papua, Blusukan Bersepeda bersama Iriana

0
×

Andre Minta Jokowi Berkantor di Papua, Blusukan Bersepeda bersama Iriana

Sebarkan artikel ini

ADINEGORO, METRO – Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) DPP Partai Gerindra Andre Rosiade mengusulkan Presiden Joko Widodo atau Jokowi dan jajaran kabinetnya segera berkantor di Papua. Hal menyusul kerusuhan yang tak kunjung selesai di sana.
“Sebagai pemenang lebih 90 persen di Papua dalam Pilpres 2019, tentu bisa menyejukkan susana di Papua. Apalagi kalau bapak blusukan naik motor bersama Ibu Iriana,” ujar Andre Rosiade, Jumat (30/8).
Andre menyarankan Jokowi untuk blusukan di bumi Cendrawasih. Sekaligus, kata Andre, melatih diri dengan lingkungan baru, yang akan memindahkan ibu kota ke Kalimantan. “Tentunya kalau turun ke masyarakat, sekalian latihan kan katanya mau pindah ibu kota,” sindirnya.
Andre Rosiade kembali mendesak Presiden Jokowi lebih serius menangani masalah yang berkaitan dengan masyarakat Papua. Karena masalah kisruh di Papua semakin menjadi-jadi meski tak terungkap lugas di media-media nasional.
Anggota DPR RI terpilih asal Sumbar itu menekankan permintaan itu pada Jokowi melalui cuitan pada Rabu (28/8). Andre Rosiade menyoroti peristiwa pada hari itu, ketika dikibarkannya simbol gerakan Papua Merdeka di depan Istana dan Mabes TNI.
Selain itu, tuntutan referendum juga menjadi perhatian Andre Rosiade, yang menurutnya menjadikan keadaan makin genting. Dirinya lantas menyindir Jokowi terkait pemindahan ibu kota, yang saat ini juga santer diperbincangkan.
“Pak @jokowi kami rakyat Indonesia sudah menyaksikan Bendera Bintang Kejora dikibarkan di depan Istana dan juga depan Mabes AD. Bahkan kita juga menyaksikan tuntutan permintaan Referendum. Saya ingatkan Pak @jokowi tolong fokus mengenai Papua. Jangan hanya sibuk urus Ibu Kota baru,” kicau @andre_rosiade.
Seperti diketahui aksi demo susulan menolak rasisme yang terjadi di sejumlah wilayah di Papua, beberapa hari belakangan, berlangsung anarkis. Buntut dari peristiwa ini, kantor Majelis Rakyat Papua (MRP) yang berada di Jalan Raya Abepura hangus dibakar, kemarin.
Dua hari lalu, kerusuhan juga pecah di Deiyai. Akibat insiden itu, tercatat tiga orang meninggal yakni dua warga sipil dan seorang anggota TNI AD. Demo besar-besaran di sejumlah tempat di Papua ini terjadi sebagai imbas dari aksi rasisme di Surabaya dan Malang, Jawa Timur, beberapa waktu lalu.
Hingga kemarin malam, Presiden Jokowi dan Ibu Negara Iriana Jokowi masih berada di luar kota. Mereka menonton pertunjukan wayang kulit bersama warga di Alun-alun Purworejo, Jawa Tengah, Kamis malam, 29 Agustus 2019.
Sebelum menonton wayang, Jokowi sempat memerintahkan Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan, Kepala Polri, Kepala BIN dan Panglima TNI mengambil tindakan tegas kepada pelaku onar di Jayapura, Papua. (*/r)

Baca Juga  Peringati HUT Bhayangkara ke-78, Personel Polsek Padang Timur Bersihkan Mushalla At Taibah