ilustrasi
PARIAMAN, METRO–Meski telah ikhlas melepas kepergian putra kesayangannya Adit Novalia Reski (14) yang dibunuh orang tak dikenal, namun masih ada tanda tanya dibenak Afdal (40). Ayah dari pelajar SMP 1 Kota Pariaman ini berharap polisi bisa menangkap pelaku pembunuhan itu.
”Saya sedikit kecewa dengan tugas polisi dalam ungkap kasus. Telah tiga bulan berlalu, sejak pembunuhan pada 4 Oktober 2015 lalu. Namun siapa pelaku pembunuhan anak saya belum terungkap. Bahkan tanda-tanda siapa pelaku pembunuhan anak saya juga belum jelas,” kata Afdal kepada POSMETRO, kemarin.
Ia mengaku ingin mengetahui dan melihat siapa yang tega membunuh putra tersebut. Apalagi dalam kasus pembunuhan ini tidak ada persoalan dendam, hanya perampokan.
”Uang sebanyak Rp30 juta dan perhiasan berbentuk emas putih dilarikan pelaku. Saya melihat pelaku masuk ke rumah ingin mengambil barang-barang berharga. Tapi karena ketahuan oleh putra saya ketika itu (korban kenal dengan pelaku), sehingga terjadi aksi pembunuhan,” ungkap Afdal.
Kemudian, tentang ada isu jika dia bertengkar dengan pihak-pihak lain, Afdal membantah. Sehari-hari dalam menjalankan usaha bisnis, Afdal tidak ada persoalan. “Sungguhpun ada saya bertengkar telah saya sebutkan dalam pemeriksaan polisi. Semuanya telah saya jelas dan tidak ada yang ditutup-tutupi pada polisi. Karena itu saya sedikit kecewa dengan belum terungkap siapa pelaku pembunuh anak saya,” tegasnya.
Terpisah, Kapolres Pariaman AKBP Rico Junaldi dan AKP Hidup Mulia (Kasat Reskrim), mengaku telah berusaha untuk mengungkap kasus pembunuhan anak dari Afdal (adik dari istri Wali Kota Pariaman Mukhlis R). Namun, karena belum ada alat bukti yang kuat sebagai petunjuk bagi polisi dalam mengungkap kasus tersebut, sehingga pelaku belum tertangkap.
”Kami telah memeriksa 15 saksi. Bahkan, berberapa barang bukti juga telah diamankan untuk penyelidikan. Sebenarnya ada beberapa orang yang dicurigai sebagai pelaku. Namun belum ada cukup bukti. Sekarang, kami masih menunggu handphone korban yang dicuri pelaku. Yang jelas kita akan tetap memburu pelaku sampai tertangkap,” tegas kapolres. (efa)





