SITINJAULAWIK, METRO – Di kawasan Panorama II Sitinjaulawik— jalan Padang-Solok, monyet mulai ‘mengganas’, mengganggu pedagang dan pengendara. Sejumlah pedagang di Panorama II bahkan mengeluhkan monyet yang sudah masuk ke warung, sehingga para pengunjung jadi takut untuk singgah untuk berhenti di warung-warung.
Ema, pedagang di Panorama II Sitinjaulawik Ema, Kamis (29/8) mengatakan, monyet sudah mulai mengganggu pegendara. Monyet yang biasa menggangu berukuran besar. “Sudah mulai mengganggu. Meski belum ada pengendara terluka. Tetapi, kebayakan pegendara takut dikejar oleh monyet. Bahkan, ada pengendara motor terjatuh karena ketakutan,” jelas Ema kepada POSMETRO.
Ema menambahkan, dulu dari Dinas Kehutanan berjanji akan mengamankan atau menembak monyet yang mulai mengganggu tersebut. Namun, sampai sekarang belum ada tindakan tersebut.
Pedagang lain di Panorama II, Yanti mengatakan hal sama. Bahkan, sebelumnya juga ada beruang keluar. Tapi, sudah diusir dan tidak ada menampakkan diri lagi.
“Setelah beruang, sekarang, datang monyet mengganggu. Kemarin, ada moyet masuk ke warung dan memakan makanan.
Monyet tersebut memang duduk tenang di tepi jalan, bila ada pengendara yang lewat di dekatnya dikejar. Namun sampai sekarang belum ada pengendara yang dapat dipeluknya,” jelasnya.
Randi pengendara yang melewati Panorama II Sitinjaulawik mengaku, cukup takut jika ada moyet yang duduk di tepi jalan. Karena, banyak moyet yang mengejar pengendara.
Firwan, pengendara lainnya juga mengaku, sudah mulai takut melintasi Sitinjaulawik, karena moyet sudah mengganas.
“Saya pernah dikejar monyet. Tubuhnya cuklup besar dan bibirnya agak sumbing di depan. Waktu itu dikejar monyet hampir bertabrakan dengan pengendara lain, karena sama-sama takut dan hampir bersenggolan dengan pengendara lain,” jelasnya, berharap ada tindakan terhadap keamanan pegendara yang sudah mulai terancam akibat adanya monyet yang mulai menyerang pegendara yang lewat. (e)





