METRO PESISIR

Entaskan Kemiskinan dengan Bantuan Sosial Bersyarat

0
×

Entaskan Kemiskinan dengan Bantuan Sosial Bersyarat

Sebarkan artikel ini

PDG.PARIAMAN, METRO – Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kabupaten Padangpariaman menggelar rapat koordinasi dengan para Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH). Rakor dihadiri langsung oleh Kepala DSP3A Hendra Aswara, Kabid Linjamsos Aprizondi dan Kasi PKH Maslinda Roza di ruang pertemuan kantor Dinsos P3A, kemarin. Kegiatan tersebut dihadiri 66 Pendamping PKH terdiri dari koordinator, pendamping dan operator PKH.
Hendra apresiasi kinerja pendamping PKH yang bekerja siang dan malam, tanpa kenal hujan dan panas namun tetap melaksanakan tugas dalam rangka penguatan keluarga agar mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga.
“Atas nama Pemerintah Daerah, kita apresiasi teman-teman pendamping PKH yang sudah berjuang sukseskan program PKH di Padamgpariaman,” kata Hendra.
Keluarga Harapan adalah Program nasional dalam pengentasan kemiskinan melalui pemberian bantuan sosial bersyarat di seluruh Indonesia. Untuk wilayah Kabupaten Padangpariaman, kata Hendra, diberikan kepada 17.033 Kepala Keluarga yang tersebar di 17 Kecamatan.
“Tujuan utama kita agar tetap saling berkoordinasi dengan semua lembaga dalam percepatan penanggulangan kemiskinan, peningkatan sinergitas dan sinkronisasi para pelaksana PKH,” kata Mantan Kadis Perizinan itu.
Kepada pendamping PKH, Hendra berharap untuk terus mendampingi, mengawasi dan melaporkan kondisi masyrakat miskin yang ditangani oleh program tersebut. Hal ini perlu adanya koordinasi bersama semua pihak terutama dengan pihak pemerintah Desa dan Kecamatan.
Untuk wilayah Kabupaten Padangpariaman total alokasi anggaran PKH sebesar Rp.100 Milyar setiap tahunnya yang diperuntukan bagi 17.033 Kepala Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
Saat ini, tambah Hendra, Padangpariaman telah meluncurkan inovasi JUJURIN SAJA atau Jujur Miskin Sadar Miskin. Inovasi yang lahir untuk percepatan Graduasi Mandiri PKH. Artinya KPM PKH yang sudah mampu secara sadar mengundurkan diri sebagai penerima program PKH.
“Alhamdulillah, graduasi mandiri PKH per Juli 2019 mencapai 90 orang. Mereka sadar sudah mandiri dan keluar sebagai penerima bantuan. Terima kasih kepada Pendamping PKH dan terkait yang sudah bekerja keras,” kata Hendra.
Pada rakor tersebut, Hendra juga menyerahkan piagam penghargaan dan hadiah uang kepada Terbaik I Uda Duta PKH se-Sumatera Barat kepada Fauzi Eka Putra dan Terbaik 1 Uni Duta PKH Padangpariaman kepada Indah Ratna Sari.
”Atas nama Pemerintah Daerah, kami mengucapkan kepada Fauzi dan Indah, Pendamping PKH berprestasi yang mengharumkan nama Padangpariaman,” kata Hendra. (efa)