TABING, METRO – Jamaah haji Debarkasi Padang yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) XII dari Provinsi Bengkulu berjumlah 376 orang, sekitar pukul 05.25 WIB pagi mendarat di Bandara Internasional Minangkabau (BIM), setelah bertolak dari Bandara Internasional Pangeran King Abdul Aziz Jeddah dengan menggunakan Garuda Indonesia boing 777 seri 300 ER.
Jamaah Haji tersebut berasal dari Kabupaten Lebong sebanyak 105 orang, Kabupaten Seluma 28 orang, Kota Bengkulu 61 orang, Kabupaten Rejang Lebong 40 orang, Kabupaten Muko-Muko 26 orang, Kabupaten Bengkulu Selatan 23 orang, Kabupaten Kepahiang 20 orang, Kabupaten Kaur 20 orang, Kabupaten Bengkulu Tengah 11 orang, dan Kabupaten Bengkulu Utara 34 orang, 3 orang Tim Pendamping Haji Daerah dan 5 orang Petugas kloter.
Kakanwil Kemenag Sumbar Hendri mengatakan, awalnya jamaah haji kloter XII berangkat dari tanah ari berjumlah 381 orang, sementara untuk pulang berjumlah 376 orang. Pada kloter XII terdapat 1 orang jamaah haji mutasi keluar atas nama Ramli Jamer Abdullatif asal Kabupaten Lebong karena sakit di Makkah.
Kemudian, 4 orang jamaah haji wafat di Makkah atas nama Amariah Hasan Sadini asal Kabupaten Rejang Lebong, Mansyur Daud Manan asal Kabupaten Rejang Lebong, Jailani Ahmad Adul Gani asal Kabupaten Lebong, dan Mirah Sarbi Lodong asal Bengkulu Utara.
Hendri menjelaskan, jamaah haji kloter XII asal Provinsi Bengkulu tersebut disambut dengan lantunan salawat baddar oleh petugas PPIH. Sementara itu serah terima jamaah di laksanakan di ruang tunggu Bandara Internasional Minangkabau dan langsung diterbangkan menuju daerah asalnya.
“Jamaah kita sambut dengan shalawat baddar, ini salah satu inovasi yang dilahirkan PPIH Padang tahun ini. Jamaah haji kloter XII tidak masuk asrama, Bengkulu menggunakan Bandar Internasional Minangkabau sebagai debarkasi antara,” ujar Hendri, Rabu (28/8).
Hendri menambahkan, hingga kloter XII ini, jamaah haji yang sudah berada di tanah air berjumlah 4.667 orang dengan rincian jamaah pria 1.967 orang dan wanita 2.700 orang. Sementara itu jamaah yang wafat di tanah suci berjumlah 15 orang dengan rincian, jamaah asal Sumbar 8 orang dan Provinsi Bengkulu 7 orang. (mil)





