METRO PADANG

Cuaca Buruk, Harga Ikan Melambung

0
×

Cuaca Buruk, Harga Ikan Melambung

Sebarkan artikel ini

PADANG, METRO – Harga ikan laur segar di Kota Padang melonjak. Rata-rata harga ikan tersebut mengalami kenaikan sekitar Rp10 ribu setiap kilogram (kg). Itu terjadi akibat cuaca buruk yang terjadi di sejumlah wilayah perairan di daerah itu seperti di Pagai, Kepulauan Mentawai beberapa pekan terakhir.
“Ombak yang cukup besar di kawasan pantai Padang membuat para nelayan setempat takut melaut. Kalau ada yang melaut kapal-kapal tertentu dengan menangkap ikan di laut dangkal,” kata Buyuang (50), salah satu pedagang ikan keliling dengan menggunakan kendaraan roda dua di Kota Padang, Rabu (28/8).
Buyuang menuturkan, ikan yang dijual selama ini hanya merupakan ikan tongkol (sisik) hasil melaut dari beberapa nelayan di Muara, Kota Padang dan luar kota Padang seperti Pagai. Saat ini ikan laut, kata dia, sangat sulit didapat, karena di tempat pelanggan ikan stoknya sangat terbatas.
“Untuk memenuhi kebutuhan pembelu saya datang langsung ke pelanggan ikan. Sekarang harga ikan mahal, apalagi pasokan dari nelayan dan hasil tangkapan pemilik kapal sangat berkurang,” sebut Buyuang.
Menurut Buyuang, kenaikan harga ikan laut segar itu mulai terjadi sejak musim hujan dan bulan purnama, kemungkinan akan terus berlanjut hingga musim bagus. Sehingga ikan dan hasil laut lainnya, seperti cumi-cumi, kepiting, udang. Begitu juga pasar-pasar tradisional di Kota Padang harganya melambung.
Buyuang mencontohkan, harga ikan tongkol yang sebelumnya Rp50 ribu per kilogram (kg), saat ini naik menjadi Rp60 ribu hingga p70 ribu per kg (dalam bentuk potongan siap masak). Sedangkan ikan taneman yang biasanya di jual Rp50 ribu per kg, mengalami kenaikan menjadi Rp60 ribu per kg.
“Model itu pula dengan putih (vaname) udang ukuran sedang Rp70 ribu per kg, kalau cumi-cumi biasanya Rp60 ribu per kg sekarang jadi Rp80 ribu per kg,” kata Buyuang.
Hak serupa juga disampaikan Yet (43), seorang penjual ikan keliling. Dia menyebut sekarang harga ikan naik hingga lebih dari Rp10 ribu setiap kilo-nya. Harga ikan tongkol kini menjadi Rp 60.000 per kg dibandingkan beberapa hari sebelumnya seharga Rp50 ribu per Kg. Sedangkan, jenis ikan karang seharga Rp70.000 per kg.
“Ikan neman seharga Rp80 ribu per kg, yang sebelumnya hanya Rp70 per kg. Untuk harga Cumi-cumi mencapai Rp100 ribu per Kg, jika sebelumnya hanya Rp 80 ribu per kg. Harga ikan bawal putih atau ikan picak-picak dalam bahasa Minang Rp100 ribu per kg, dibanding sebelumnya hanya Rp80 ribu per kg,” jelas Yet.
Sementara, seorang ibu rumah tangga, Gus (63) mengaku tidak mempermasalahkan kenaikan harga ikan tersebut karena dirinya tidak terlalu rutin membeli ikan. Berbeda dengan kenaikan harha daging, dia merasa syok. Alasannya, dia dan keluarganya kerap mengkonsumsi daging.
“Tidak ada masalah, biasa saja. Kalau daging yang naik baru saya shok, karena sekeluarga hampir tiap hari konsumsi daging,” tukas Gus. (mil)

Baca Juga  Modus Pura-pura jadi Tamu Undangan, Tim Klewang Ringkus Spesialis Maling HP di Pesta Baralek