TANAHDATAR, METRO – Kepala Dinas PMPTSP dan Naker Tanahdatar Zaratul Khairi, membuka MTQ Nasional ke-3 tingkat Kecamatan Lintau Buo, di lapangan Bola Kaki Patinggi Nagari Tigo Jangko, Kecamatan Lintau Buo, Senin (26/8). Hadir pada pembukaan tersebut anggota DPRD Sumbar terpilih Jefri Masrul, Anggota DPRD Tanahdatar Asrul Jusan dan undangan lainnya.
Zaratul Khairi mengatakan, dasar pemikiran dalam pelaksanaan MTQ adalah untuk meningkatkan gairah umat, khususnya generasi muda agar senantiasa membaca, menelaah, memahami dan mengamalkan isi kandungan al Quran dalam kehidupan sehari-hari.
MTQ tidak hanya menjadi cermin kesalihan spiritual, namun juga amat kental dengan gambaran aktifitas sosial keagamaan. Hal ini tergambar manakala hampir semua komponen umat terlibat dalam kegiatan ini secara tulus dan memfungsikannya sebagai wahana syiar agama yang diracik dengan aroma kebudayaan lokal.
Lebih dari itu, penyelenggaraan MTQ juga diharapkan mampu membangkitkan gairah dan motivasi yang kuat bagi generasi muda untuk meningkatkan kecintaannya terhadap al quran melalui pembudayaan dalam membaca, menghafal, memahami dan upaya mengamalkan isi kandungannya.
Dia juga berpesan kepada seluruh peserta agar berkompetisi secara ikhlas semata-mata mengharapkan pahala dari Allah SWT. Selain itu gelaran MTQ kali ini bisa dijadikan sebagai ajang dalam meraih prestasi dan mengasah kemampuan individu. Sementara kepada dewan hakim juga diharapkan bisa menjadi pengadil yang baik, dan memberikan menilaian yang seadil-adilnya dan sejujur-jujurnya.
Dia juga tak lupa menyampaikan ucapan terimakasih kepada seluruh panitia yang telah berkerja maksimal untuk terselenggaranya MTQ ke-3 tingkat kecamatan Lintau Buo ini, serta mengapresiasi dukungan masyarakat khususnya nagari Tigo Jangko yang telah memiliki andil besar dalam mensukseskan kegiatan ini.
Dilain pihak Kasi Bimas Islam Kemenag Tanahdatar H Helmi Zuldi MPdi berharap pada gelaran MTQ ini bisa memunculkan bibit-bibit kafilah yang akan mampu bersaing dan berkompetisi ditingkat yang lebih tinggi lagi.
Dia mengatakan, MTQ merupakan ajang berkompetisi bagi para Qori dan Qoriah yang ada, dan kita bisa menilai mana yang lebih unggul serta juga sebagai ajang seleksi untuk MTQ tingkat kabupaten bahkan provinsi.”MTQ adalah ajang kempetisi kandungan al quran yang mengandung aspek-aspek dan aturan yang tegas, untuk itu hendaknya bisa menjadi bisa kita jadikan pedoman dalam hidup,” harapnya.
Sementara panitia pelaksana menyampaikan bahwa MTQ nasional ke-3 tingkat Kecamatan Lintau Buo akan melombakan sebanyak 10 golongan cabang lomba dan akan dilaksanakan di 11 lokasi lomba yang menyebar di Nagari Tigo Jangko serta diikuti kafilah dari 4 nagari se-Kecamatan Lintau Buo.
Di kesempatan yang sama H Masrul Yakin Dt. Paduko Kayo salah seorang tokoh masyarakat Lintau Buo mengatakan, sebagai masyarakat biasa menilai kegiatan MTQ memiliki dampak yang sangat positif bagi seluruh lapisan masyarakat.
Dia menyebutkan, setidaknya ada tiga dampak nyata yang terkandung di dalamnya yaitu meningkatkan syiar agama, memberikan kesempatan pada generasi muda dalam berkompetisi dan meraih prestasi serta menjadikan peserta lebih berdisiplin dalam kehidupannya.
“Untuk itu kami atas nama masyarakat Lintau Buo sangat mendukung program kegiatan ini dan siap andil dalam mensukseskannya,” ujar H. Masrul. (ant)





