Kota Pariaman – Pramuwisata sangat dibutuhkan untuk kemajuan wisata yang dalam Kota Pariaman. Pasalnya, Kota Pariaman kaya dengan potensi wisata. Baik potensi wisata alam maupun bahari.
Dalam pengembangan potensi wisata tersebut sangat dibutuhkan peranan serta pramuwisata. Dengan ada pramuwisata Kota Pariaman semakin maju dan berkembang untuk kemajuan kota tabuik yang lebih baik ke depannya.
Artinya, pramuwisata merupakan ujung tombak untuk promosi wisata Kota Pariaman. Apalagi dengan ada Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) Kota Pariaman sangat penting dan besar manfaatnya.
Kemudian, pariwisata bidang yang paling mudah menciptakan lapangan kerja dalam mengentaskan kemiskinan dan menambah kesejahteraan masyarakat. Pramuwisata harus tahu segala sesuatu, harus menguasai 3 obyek wisata, alam, buatan dan budaya, harus selalu mengupdate segala perkembangan.
Pramuwisata wajib menguasai bahasa. Dengan banyak bahasa otomatis berbagai jenis pengunjung, baik manca negara mereka akan muda memberian pelayanan terbaik.
Untuk mencapai target kunjungan wisatawan yang ditetapkan pemerintah, perlu didukung sumber daya manusia yang profesional dengan Istilahnya 5 W 1 H. Menentukan ‘who’ dulu, baru menjelaskan ‘what’. Memastikan siapa driver-nya dulu, baru menentukan arah hendak kemana.
HPI dituntut kekreatifannya dalam promosi wisata daerah, baik lewat media online maupun secara langsung. Pemerintah Daerah telah menetapkan banyak destinasi wisata yang bisa tumbuh dan berkembang.
”Dalam 5 tahun ini pertumbuhan destinasi pariwisata sangat kuat di Kota Pariaman seperti Pulau Angso, pantai – pantai di Kota Pariaman,” ulasnya.
Di samping pemerintah daerah, desa-desa juga ditu,tut untuk menciptakan desa wisata, sehingga titik-titik wisata di Kota Pariaman menjadi banyak dan ada disetiap desa. ”Kita sangat mendukung pelatihan pramuwisata untuk memenuhi kebutuhan akan tenaga pramuwisata yang profesional dalam mendukung kemajuan pariwisata di Pariaman,” kata H Genius Umar, kemarin.
Dengan ada pelatihan ini, sehingga kerjasama HPI cabang Pariaman dan Pemko Pariaman berjalan lancar. Makanya,dia berharap pramuwisata yang hari ini diberi pelatihan bisa bekerja sama dengan baik dan mengetahui semua titik titik destinasi wisata yang ada di Pariaman.
Sementara itu Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Pariaman, Alfian mengatakan, pelatihan ini sengaja dilaksanakan agar terfasilitasinya kelembagaan asosiasi usaha atau profesi pariwisata khususnya Himpunan Pramuwisata.
”Tujuan pelatihan ini adalah terciptanya kerjasama antara pemerintah daerah dengan segenap asosiasi usaha atau profesi pariwisata khususnya dengan Himpunan Pramuwisata Indonesia Kota Pariaman,” ungkapnya.
Pelatihan pramuwisata ini diikuti oleh 25 calon pramuwisata Kota Pariaman yang terdiri dari pemuda/pemudi Kota Pariaman yang potensial dan mempunyai kecakapan berkomunikasi serta peduli wisata.
Acara dilaksanakan selama 3 dengan narasumber DPD HPI Prov Sumatera Barat dan Walikota Pariaman. ”Pemerintah daerah sangat mendukung terbentuknya HPI Kota Pariaman. Ini dibuktikan dengan diberikan ruangan untuk kantor HPI Kota Pariaman di gedung Disbudpar Kota Pariaman yang beralamat di Desa Ampalu Kecamatan Pariaman Timur Kota Pariaman,” tandasnya. (efa)





