Limapuluh Kota, Metro – Luar biasa! Bupati Limapuluh Kota, Irfendi Arbi kembali mencatatkan namanya di kancah Nasional. Buktinya, tidak berselang berapa lama usai menerima Penghargaan Kabupaten Layak Anak (KLA) dari Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI, Bupati pilihan rakyat itu kembali sukses merebut penghargaan bergengsi Upakarya Wanua Nugraha tahun 2019.
Hebatnya lagi, penghargaan yang didapat Irfendi Arbi dari Presiden Republik Indonesia melalui Kementerian Dalam Negeri ini, hanya diperoleh oleh empat bupati se-Indonesia. Keberhasilannya mengukir prestasi tersebut, karena Irfendi Arbi dinilai berkomitmen tinggi dalam memajukan nagari-nagari (desa) di Kabupaten Limapuluh Kota.
Salah satunya, Nagari Taram hingga akhirnya menempati posisi pertama dalam lomba desa tingkat nasional. Penghargaan itu diserahkan Menteri Dalam Negeri diwakili Sekjen Kepmendagri DR. Hadi Prabowo kepada Bupati Irfendi Arbi diwakili Kepala DinasPemberdayaan Masyarakat dan Desa/Nagari, Drs. A. Zuhdi Perama Putra, M.Si, dalam sebuah acara di Hotel Discovery Ancol, baru-baru ini.
Bupati Tanahdatar Irfendi Arbi mengaku sangat gembira, bersyukur serta merasa bangga meraih Upakarya Wanua Nugraha tersebut. Menurutnya, itu kado bagi masyarakat daerah ini pada peringatan HUT RI ke74 ini.
“Syukur Alhamdulillah, kita meraih penghargaan lagi. Upakarya Wanua Nugraha 2019 ini merupakan kado bagi masyarakat kabupaten Limapuluh Kota pada Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT-RI) ke 74 Tahun 2019,” ujar Bupati Irfendi Arbi menjawab wartawan.
Dikatakan Irfendi Arbi, keberhasilan merebut penghargaan itu berkat kerja keras dan kebersamaan serta doa dan kesungguhan berbagai pihak di daerah ini terutama di Kenagarian Taram.
Pemberitahuan Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota menerima penghargaan dari presiden tersebut sesuai dengan Surat Kementeri dalam Negeri melalui surat Nomor 002.6/5673/BPD tertanggal 14 Agustus 2019 yang ditandatangani Dirjen Bina Pemerintahan Desa, Dr. Nata Irawan.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa/Nagari, Drs. A. Zuhdi Perama Putra, M.Si, mengatakan penghargaan Upakarya Wanua Nugraha itu merupakan penghargaan sebagai apresiasi atas prestasi dan komitmen memajukan desa (nagari) di Kabupaten Lima Puluh Kota. Dimana tahun ini Nagari Taram menjadi juara pertama lomba desa/kelurahan Tingkat Nasional untuk Regional I (Sumatera).
Dikatakan Perama, prestasi itu sukses direbut karena Nagari Taram di bawah kepemimpinan Wali Nagari Defrianto dan pembinaan Bupati Limapuluh Kota, Irfendi Arbi unggul dalam beberapa poin penilaian utama lomba desa tahun 2019 ini.
Keunggulan itu diantaranya, dalam hal inovasi dan produk unggulan Di Nagari Taram ada lebih kurang 16 inovasi dan 14 produk unggulan.Berikunya keunggulan dalam pelayanan publik. Di Taram ada pelayanan publik terintegrasi dan didukung oleh Teknologi Informasi (website, media social, dan lainnya)
Keunggulan selanjutnya adalah penyelenggaraan pemerintahan pembangunan dan kemasyarakatan sudah berjalan optimal sesuai rolenya serta sejumlah keunggulan lainnya. “Hanya Empat bupati terbaik yang menerima penghargaan Upakarya Wanua Nugraha ini di Indonesia. Yaitu Bupati Limapuluh Kota, Bupati Bantul, Bupati Malinau dan Bupati Lombok Barat,” paparnya.
Terpisah, sejumlah tokoh masyarakat mengapresiasi prestasi bupati dan wali nagari itu. Mereka berharap, Limapuluh Kota terus berupaya memposisikan diri sejajar dengan nagari hebat lainnya.
“Selamat untuk Bupati Irfendi Arbi dan Nagari Taram Defrianto. semoga prestasi ini mampu memacu semangat dan rasa optimis kita menjadikan Limapuluh Kota lebih hemat lagi ke depannya, “ ungkap tokoh masyarakt yang juga Dewan Masjid Kabupaten Limapuluh Kota Akmul DS, S, Pdi kepada wartawan.
Acungan jempol serupa juga disampaikan Ketua Bamus Kenagarian Guguak Fakhri Dt. Sumu. Menurutnya, selama kepemimpinan Bupati Irfendi Arbi Kabupaten Limapuluh Kota semakin dikenal di nusantara ini.
“Dengan raihan berbagai prestasi ringkat nasional itu, tentunya Limapuluh Kota akan semakin dikenal di Indonesia ini,” ujar Fakhri sembari menyebut semua itu tentu berkat kerja keras dan kebersamaan serta kesungguhan berbagai pihak di daerah ini.
Ketua LKAAM Kabupaten Limapuluh Kota, H.Abdul Azis Dt. Gindo Malano memberikan apresiasi sekaligus mendukung program-program pemerintah daerah untuk menciptakan perbaikan dan kesejahteraan bagi masyarakat di Limapuluh Kota. Ia melihat, prestasi yang diberikan Pemerintah Pusat tentu sudah melalui kajian dan penilaian sebelumnya. Diberikannya penghargaan karena memang Bupati Limapuluh Kota H.Irfendi Arbi layak mendapatkannya.
“Kita dukung dan berikan apresiasi kepada Pemerintah. Kita bangga dengan perolehan berbagai penghargaan yang diperoleh pemerintah. Kita berharap kedepan juga ada prestasi Bupati dibidang adat dan budaya. Dan tentu untuk mendapatkan itu butuh keseriusan Bupati dalam membina adat dan melestarika budaya kedepan,” harapnya.
Dia mencontohkan, di Negeri Sembilan, Malaysia, antara adat dan pemerintah seperti dua sisi mata uang. Dia berharap agar program-program pemerintah Limapuluh Kota juga hendaknya seiring sejalan dengan LKAAM.
Hal yang sama diungkap Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Limapuluh Kota Desemri Chaniago. Ia juga memberikan apresiasi kepada Bupati H.Irfendi Arbi atas penghargaan yang berhasil diraih dari tingkat Sumbar hingga Nasional.
Penghargaan yang diberikan Pemerintah Pusat bukan asal-asalan, tentu sudah melalui proses panjang. Ini suatu anugerah atas kerja keras Bupati bersama jajarannya sehingga Pemerintah Pusat memberikan penghargaan yang layak atas kerja keras itu.
“Kita apresiasi capaian-capaian Bupati yang berbuah penghargaan dari pemerintah Pusat. Ini bentuk kerja keras Pemerintah, sehingga dinilai layak menerima penghargaan. Tentu kita berharap jangan sampai larut dengan penghargaan, tapi jadikan penghargaan itu spirit baru bagi pemerintah untuk terus berbuat mewujudkan kesejahteraan untuk semua masyarakat Limapuluh Kota,” sebutnya.
Keberhasilan Pemerintah sebut tokoh muda Limapuluh Kota itu, tentu tidak lepas dari dukungan dari masyarakat. “Masyarakat harus terus memberi dukungan kepada pemerintah. Program-program pemerintah akan berjalan baik bila mendapat dukungan dari masyarakat,” harap Desembri Chaniago. (*)





