PDG.PARIAMAN, METRO – Wakil Bupati Padangpariaman Suhatri Bur menyatakan kalangan anak muda sekarang diminta untuk mencintai kesenian tradisional minangkabau. Kesenian minangkabau tersebut sangat menarik untuk digandrungi para anak muda sekarang. Dengan demikian mereka akan bebas dari pengaruh budaya barat, seperti orgen tunggal sampai larut malam.
“Kita yakin dan percaya kalau mereka para generasi muda mencintai kesenian minangkabau mereka juga bebas dari berbagai jenis narkoba. Sejalan dengan itu kesenian minangkabau akan lestari sepanjang zaman,” kata Wakil Bupati Padangpariaman Suhatri Bur saat membuka lomba gandang tasa di Korong Sicincin, Kenagarian Sicincin, Kecamatan 2×11 Enam Lingkung, kemarin.
Dukungan Pemkab Padangpariaman dalam melestarikan kesenian sangat tinggi. Buktinya, setiap masyarakat melaksanakan kegiatan yang berhubungan dengan kesenian minangkabau Pemkab Padangpariaman selalu hadir di lokasi acara.
“Kita melakukan hal demikian, karena kita ingin semua kesenian minangkabau selalu lestari dan berkembang ditengah masyarakat. Seperti lomba gandang tasa sekarang dilombakan di tingkat remaja, secara tidak langsung kita semua dalam nagari ini telah mengajak semua remaja untuk mencintai gandang tasa salah satu kesenian minangkabau,” ujarnya.
Lomba gandang tasa remaja se-Padangpariaman di Korong Sicincin, Nagari Sicincin dihadiri tokoh masyarakat Sicincin Mayjen TNI M. Nasril Majid, Kabid Kebudayaan Padangpariaman, Anggota DPRD Padangpariaman, Waka Polsek 2 X 11 Enam Lingkung, Niniak Mamak dan masyarakat.
“Dulu ketika saya masih kecil, sekitar 45 tahun yang lalu. Saat saya memukul gandang tasa, langsung marah urang tuo waktu itu. Tapi sekarang, gandang tasa disediakan dan diperlombakan untuk memukul gandang tasa ini,” ujar Mayjen TNI Nasril Majid”
Kepada seluruh masyarakat Sicincin lanjutnya, dalam rangka memperingati HUT RI Ke-74, bersatu dalam membuat kegiatan ini, atas nama pemerintah Padangpariaman ia sangat mengapresiasi telah melaksanakan kegiatan ini.
“Memaknai perjuangan pahlawan kita terdahulu juga membentuk generasi muda Padangpariaman untuk menjadi pemuda yang peduli akan tradisi dan kebudayaan minangkabau,” ujarnya. Harapan ke depan, semua generasi muda melestarikan kebudayaan ini agar tidak terpengaruh dengan pergaulan yang dapat merusak masa depan bangsa ini. (efa)





