PARIAMAN, METRO – Pemerintah Kota Pariaman selalu berupaya untuk mengembangkan dan memajukan Kota Pariaman sampai ke desa-desa, salah satunya Desa Apar Kecamatan Pariaman Utara Kota Pariaman. Desa Apar selalu berinovasi melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).
“BUMDes dengan nama BUMDes Apar Mandiri telah berdiri sejak tahun 2016. Namun sempat vakum dan tidak berjalan lancar,” ungkap Ketua BUMDes Desa Apar terpilih tahun 2019 Fadel Muhammad, kemarin.
Pada Tahun 2019, berkat dukungan dari Pemko Pariaman kami mulai menghidupkan kembali BUMDes yg telah berdiri ini dan mengembangkan dibidang produksi perdagangan dan bidang pariwisata.
“Umumnya BUMDes yang ada di desa lain mengembangkan perdagangan saja berupa barang jadi atau siap pakai. Namun kami ingin lebih berinovasi dengan mengembangkan perdagangan yang mana BUMDes yang produksi kemudian BUMDes pula yang memasarkannya,” jelasnya.
Desa Apar sendiri banyak dikelilingi Hutan Mangrove, distu kami mendapat ide dengan memanfaatkan dan mengolah buah mangrove atau buah mambang yang kami kenal disini menjadi produk makanan dan minuman yang langsung dibina BUMDes Apar Mandiri.
“Hasil olahan dari buah mangrove tersebut bisa menjadi sirup mangrove, selai mangrove dan kalamai mangrove,” ujarnya.
Dikatakan, Produk yang kami hasilkan masih dalam proses perizinan dan pengecekan dari OPD terkait. Namun olahan dari mangrove ini sudah banyak peminatnya tetapi masih dibatasi karena perizinan masih dalam proses.
Begitu pula dengan pengembangan pariwisata, yang nantinya akan dibuat Paket Desa Wisata. Seperti kawasan hutan mangrove, penangkaran penyu dan sekolah beruk atau mengajarkan beruk bisa memetik kelapa sesuai yang di ajarkan pawangnya, dimana wisatawan yang datang berkunjung sekaligus bisa belajar dan mengikuti aktivitas beruk tersebut. dan Semua ini masih tahap pengembangan karena masih menunggu perencanaan dan pembinaan untuk Desa Wisata Apar.
“Dengan dukungan dari Pemko Pariaman kami terus mengembangkan dan berinovasi agar Desa Apar lebih maju lagi dan menjadi desa percontohan untuk desa lain yang ada di Kota Pariaman, sekaligus dapat meningkatkan perekonomian masyarakat yang ada disekitar pantai dan masyarkat Kota Pariaman,” tandasnya mengakhiri. (efa)





