PADANG, METRO – Sambut HUT Kemerdekaan RI ke 74, masyarakat bersama jamaah masjid Darul Hikmah, Kelurahan Koto Baru, Kecamatan Lubuk Begalung gelar Zikir dan Do’a bersama pada, Jumat malam (16/8).
Pengurus Masjid Darul Hikmah, Kelurahan Koto Baru, Kecamatan Lubuk Begalung, Azwar Arief mengatakan, perjalanan Negara Indonesia sudah 74 tahun, hari Kemerdekaan adalah tonggak sejarah bangsa. “Maka dengan diadakan Zikir dan Do’a tersebut dapat meningkatkan ukhuwah islamiah kita,” ujar Azwar.
Ia juga menyampaikan hidup penuh dengan tantangan dan rintangan, Islam mengajarkan untuk berbangsa harus kompak, tidak ribut, dan tak saling menyalahkan. “Dengan Zikir dan Do’a ini, kedamaian dapat terwujud serta hubungan silaturrahmi antar sesama terus terjalin,” ujarnya.
Kemudian, terkait program yang akan kita laksanakan nanti seperti renovasi masjid dan lain sebagainya diharapkan berjalan dengan semestinya serta harus bersama bergerak, agar hasilnya bagus dan perubahan dapat terlihat.
Sementara itu, Staf Ahli Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik, Azwin yang hadir dalam acara itu menyampaikan beberapa pesan penting khususnya tentang kebangsaan sekaitan memperingati momentum HUT Kemerdekaan RI ke-74. Menurutnya, banyak hikmah tentunya yang dapat dipetik dari peristiwa di hari Kemerdekaan RI 17 Agustus 1945 silam.
“Yaitu terutama sekali bagaimana kita meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT. Kemudian juga berdo’a agar para pemimpin di negeri ini menjadi pemimpin yang beriman dan bertakwa kepada Allah SWT dan sayang kepada rakyat yang dipimpinnya,” ujar Mantan Kadispora Padang ini.
Menjadikan rakyat dekat dengan Allah SWT terangnya merupakan kewajiban dari seorang pemimpin atau pemerintah dari yang tertinggi sampai terendah. Sebagaimana pada sila pertama dalam Pancasila yaitu ketuhanan yang maha esa.
Begitu pula kepada setiap manusia, diwajibkan untuk melakukan kebaikan-kebaikan seperti yang diajarkan oleh kitab suci Al Quran. Baik dari perbuatan, ucapan dan fikiran yang memberikan kebaikan.
“Maka itu mari kita berikan semua yang terbaik untuk bangsa dan negara ini. Apalagi tepat 100 tahun kemerdekaan Indonesia pada 2045 nanti negara ini ditengarai bisa menjadi salah satu dari empat atau lima negara besar di dunia. Dan tentunya siapa pemimpinnya nanti tentu bukan yang sekarang ini lagi. Namun adalah para pemuda hari ini,” sebutnya.
Zikir dan Do’a tersebut ditutup dengan tausiyah agama yang disampaikan ustadz Muslim M Nur dan didengarkan seluruh jama’ah dan majelis taklim yang hadir. (ade)





