AGAM, METRO – Perantau “Magek Saondoh” Kecamatan Kamang Magek, menggelar pulang basamo pada Idul Adha 1440 Hijriyah dengan memotong 6 ekor sapi dan 1 ekor kambing sekaligus pengukuhan 27 orang Dewan Pengurus Pusat (DPP) Magek Saondoh se-nusantara masa bakti 2019-2024.
Acara itu dilaksanakan di Halaman Kantor Wali Nagari Magek, Selasa (13/8) yang dihadiri Wakil Bupati Agam Trinda Farhan Satria, anggota DPRD Agam Syafruddin, Camat Kamang Magek, Wali Nagari Magek, tokoh masyarakat perantauan dan di kampung.
DPP yang dikukuhkan, Irjen Pol Refdi Andri sebagai Dewan Penasehat Pembina, Facrizon sebagai Ketua Dewan Pengurus, Sekretaris Jenderal Badroni Yuzirman dan Bendahara Dasrial.
Usai melakukan pelantikan, Wakil Bupati Trinda Farhan Satria memberikan ucapan selamat kepada pengurus yang baru dilantik sekaligus mengapresiasi kekompakan perantau Magek Saondoh yang bersatu padu membangun nagari, salah satunya melalui ibadah kurban.
“Pulang basamo yang dilakukan perantau Magek menandakan kekompakan dan kebersamaan serta rasa bakampuang masih terjaga dengan baik,” kata wabup.
Banyak program pemerintah yang sudah dibantu oleh perantau Magek, salah satunya mendukung Gerakan Nagari Madani. Salah satu implementasinya adalah kegiatan pulang basamo. Hal tersebut, membuktikan bahwa tidak hanya membangun secara fisik tapi membangun jiwa anak nagari.
“Besar harapan melalui kepengurusan yang baru ini bisa membawa perubahan. Program yang sudah baik tolong dilanjutkan,” pinta Trinda Farhan Satria.
Mewakili perantau Ketua Dewan Penasehat Pembina, Irjen Pol Refdi Andri menyampaikan terima kasih kepada masyarakat di kampung yang berkenan menyambut dengan penuh kekeluargaan.
“Tujuan utama pulang kampung bisa bersilaturahmi dengan sanak saudara, anak kemenakan sekaligus melaksankan kurban bersama. Alhamdulillah tahun ini ada 6 ekor sapi dan 1 ekor kambing hewan qurban,” ulasnya.
Ke depan, Irjen Pol Refdi Andri berharap keberadaan kepengurusan DPP yang baru bisa menuju Magek yang top setiap zamannya
“Kita menginginkan Magek Saondoh semakin kuat dan tageh. Oleh sebab itu, mari bersama-sama membuat perumusan program yang jelas dan berkelanjutan. Biarlah sederhana tapi memiliki daya ungkit kebelakangnya,” harapnya. (pry)





