PADANG METRO – Ustad Yanto Tanjung menjadi khatib Idul Adha di masjid Darul Muttaqin Tunggul Hitam. Isi khutbahnya, tentang keikhlasan nabi Ismail AS yang ketika mendapat perintah dari Allah untuk menyembeli Ismail AS anaknya sendiri, serta keikhlasan Siti Hajar saat ditinggal sendirian oleh suaminya Ibrahim AS di sebuah lembah yang sunyi dan tandus.
Dalam khutbah idul Adha yang disampaikan ustad Yanto Tanjung, Minggu (11/8) pagi itu sangat menarik perhatian para jemaah yang memenuhi masjid tersebut. Cerita tentang keikhlasan sebuah keluarga saat menerima perintah Allah untuk melakukan berkorban
Ibrahim sebagai ayah tidak membatah perintah Allah ketidak akan menyembeli anaknya. Begitu juga dengan Ismail tidak menuntut terhadap ayahnya dan menerimanya dengan ikhlas jika itu perintah Allah. Begitu juga cerita tentang Siti Hajar yang ikhlas meskipun ditinggalkan suaminya di sebuah lembah yang sunyi dan tandus.
Dengan keikhlasan hati dalam menjalankan perintah Allah, akhirnya berobah manis. Ibrahim yang menyangka anaknya telah dia sembeli, ternyata diganti Allah dengan seekor kibas. Sejak itulah datangnya perintah berkurban bagi setiap umat Islam yang memiliki kemampuan.
Yanto Tanjung berharap dengan cerita sejarah berkurban yang disampaikannya itu menjadi renungan dan ajaran bagi setiap jamaah.
“Sekarang ini anak lebih banyak menuntut pada orang tuanya dari pada berbakti. Begitu juga halnya seorang istri pada suaminya. Seharusnya cerita Ibrahim dan istrinya Siti Hajar serta Ismail itu menjadi motivasi bagi kita semua untuk bisa lebih ikhlas,” tegasnya.
Kegiatan shalat Idul Adha di masjid Darul Muttaqin dimulai pukul 07.30 WIB dan berakhir pada pukul -08.15 WIB. Kemudian dilanjutkan dengan kegiatan pemotongan hewan kurban dimulai pada pukul 09.00 WIB hingga pukul 12.00 WIB. Jumlah kurban yang disembeli sebanyak 16 ekor. 15 ekor sapi dan satu ekor kambing.
Sebelum khatib naik mimbar, ustad Drs. H. Dasrizal Mpd dalam kesempatan itu menyampaikan beberapa hal penting terkait dengan perkembangan masjid Darul Muttaqin Tunggul Hitam dan rangkaian kegiatan Idul Adha yang akan dilaksankan. Juga termasuk perkembangan jamaah salat subuh saat ini di masjid Darul Muttaqin yang jemaahnya hampir seramai salat Jumat. (hsb)





