PEMBANGUNAN mega proyek Islamic Centre Kabupaten Dharmasraya di Nagari Gunung Medan, resmi dimulai. Hal ini ditandai dengan groundbreaking (peletakan batu pertama) yang dilakukan oleh Bupati Dharmasraya, Sutan Riska Tuanku Kerajaan, yang turut didampingi oleh Ketua DPRD Dharmasraya, H. Masrul Maas, Wakil Ketua DPRD, Ampera Dt Labuan, Dandim 0310/SSD, Letkol Inf Dwi Putranto, Wakapolres Dharmasraya Kompol Hendra Syamri, Kadis PUPR Dharmasraya, Junaidi Yunus di lokasi pembangunan, Sabtu (10/8).
Pembangunan Islamic Centre senilai Rp 97,8 milyar tersebut akan dilaksanakan dengan sistem multi years (tahun jamak), dalam jangka waktu dua tahun. Sehingga, Islamic Centre ini ditarget selesai pada akhir tahun 2020 mendatang.
Bupati Sutan Riska dalam kesempatan itu mengungkapkan rasa terimakasih kepada segenap pihak yang sudah mendukung terlaksananya pembangunan Islamic Centre Dharmasraya. Terutama sekali kepada pihak DPRD Kabupaten Dharmasraya.
“Terimakasih kepada segenap pimpinan dan anggota dewan, yang sudah bekerjasama dan mendukung pemerintah daerah untuk mewujudkan pembangunan Islamic Centre ini. Juga terima kasih kepada pemerintah pusat, melalui BPTP yang sudah bersedia menghibahkan lahan untuk pembangunannya. Inshaa Allah, Islamic Centre ini akan menjadi ikon baru bagi daerah kita, serta menjadi pusat syiar agama Islam, sekaligus pusat pertumbuhan ekonomi baru di Dharmasraya,” ujar bupati.
Bupati menjelaskan, bahwa pembangunan Islamic Centre ini akan awali dengan pembangunan masjid agung, berikut dengan pagar dan tamannya. Biaya pembuatan taman dibantu pemerintah pusat, melalui Kementerian PUPR. “Setelah itu, secara bertahap nantinya juga akan dibangun fasilitas lainnya seperti SPBU, rest area, pusat oleh-oleh Dharmasraya dan lain sebagainya,” jelas bupati. Untuk itu, bupati juga memohon do’a dan dukungan dari masyarakat, agar pembangunan Islamic Centre ini dapat berjalan dengan baik dan lancar.
“Pemkab Dharmasraya sebut bupati, akan berupaya keras memacu pembangunannya, supaya bisa lebih cepat selesai dan bisa segera dimanfaatkan oleh masyarakat,” tegas bupati Kepada pihak pelaksana proyek, bupati juga menekankan untuk dapat bekerja dengan baik, dan menuntaskan pembangunannya tepat waktu dengan tetap memperhatikan dan menjaga kualitas.
Terpisah, Komandan Komando Distrik Militer (Kodim) 0310 Sawahlunto Sijunjung Dharmasraya (SSD), Letkol Inf Dwi Putranto menyebutkan Sebagai unsur pembina teritorial wilayah 0310/SSD mengapresiasi dengan adanya pembangunan Islamic Center Dharmasraya.
“Pembangunan Islamic Center merupakan kebanggan kita bersama. Letak yang strategis di poros jalan lintas sumatera dan menjadi Ikon Dharmasraya nantiny,” ujar Dandim 0310/SSD, Letkol Inf Dwi Putranto saat dihubungi POSMETRO Minggu (11/8).
Dandim 0310/SSD, Letkol Inf Dwi Putranto menambahkan, sebelumnya, kita telah duduk bersama Bupati Sutan Riska, Ketua DPRD H. Masrul Maas, Wakapolres Dharmasraya Kompol Hendra Syamri, Direktur Utama PT Kali Dareh, H. Zulfikar Uwo Atut selaku Subkon Utama dan Manager PT Nindia Karya (BUMN) selaku Kontraktor berkomitmen untuk tidak ada hal yang akan menghambat pembangunan islamic center tersebut. “Semoga pembangunan islamic center dan Masjid Agung Dharmasraya ini bisa selesai tepat waktu,” Pungkasnya
Sementara itu, menurut Kepala Dinas PUPR Kabupaten Dharmasraya, Junaidi Yunus, pembangunan Islamic Centre ini dilaksanakan oleh PT. Nindia Karya, dengan masa kerja 540 hari. “PT. Nandia Karya merupakan Kontraktor pelaksana pembangunan Islamic Center dengan masa kerja 540 hari,” pungkasnya (g)





