BERITA UTAMA

Puting Beliung dan Hujan Lebat “Hajar” Padang, 10 Pohon Tumbang, 7 Rumah Rusak

0
×

Puting Beliung dan Hujan Lebat “Hajar” Padang, 10 Pohon Tumbang, 7 Rumah Rusak

Sebarkan artikel ini

PADANG, METRO – Hujan lebat disertai angin kencang yang tiba-tiba melanda Jumat (9/8) pagi, menyebabkan pohon tumbang di sejumlah titik di Kota Padang. Bahkan, pohon ada yang menimpa mobil dan rumah warga.
Ada beberapa titik lokasi tumbangnya pohon besar, yaitu di Jalan Kis Mangunsarkoro dan di kawasan Panorama I Sitinjau Lauik, Lubukkilangan. Kejadian ini sempat membuat lalu lintas di dua titik tersebut terganggu.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang, Edi Hasymi menyebutkan, tujuh unit rumah mengalami kerusakan akibat tertimpa pohon tumbang dan angin kencang.
”Diketahui, empat unit di antaranya terdampak karena tertimpa pohon tumbang, sementara tiga rumah lainnya rusak akibat diterpa angin kencang,” katanya.
Ada beberapa titik yang menjadi titik fokus petugas, karena membuat kemacetan. ”Sekitar pukul 10.30 WIB pohon tumbang di Jalan Kis Mangunsarkoro, pohon tersebut menimpa kabel dan satu unit mobil yang tengah parkir di pinggir jalan,” kata Kabid Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang, Sutan Hendra.
Dijelaskan, pohon yang tumbang tersebut jenis Lansano dengan tinggi lebih kurang 15 meter dan berdiameter 30 cm. Beruntung dalam kejadian ini tidak menimbulkan korban jiwa. Namun, arus lalu lintas di kawasan tersebut terganggu sehingga dilakukan pengalihan arus oleh personel Kepolisian.
”Jalan dari Ujung Gurun menuju simpang Adabiah dan sebaliknya sempat ditutup dan dilakukan pengalihan lalin selama proses evakuasi dan pembersihan material pohon yang tumbang selama lebih kurang 30 menit,” ucap Sutan.
Sementara itu, di kawasan Panorama I Sitinjau Lauik sekitar pukul 11.30 WIB, satu batang pohon juga tumbang setelah diterpa hujan dan angin yang kencang. Hal tersebut membuat arus kendaraan sempat terhenti akibat pohon yang menutupi jalan.
”Beruntung tidak ada korban, dan saat pohon tumbang kendaraan tidak ada yang lewat, tim reaksi cepat (TRC) BPBD Kota Padang dibantu personel Kepolisian dengan cepat membersihkan material pohon, dan jalan kembali bisa dilalui setelah 15 menit,” lanjut Sutan.
Sementara itu, dari data yang didapat dari Pusdalops BPBD Kota Padang sejak pukul 11.30 WIB hingga pukul 12.03 WIB ada sekitar 10 pohon tumbang di beberapa titik di Kota Padang.
”Di Kototangah terdapat dua titik masing-masing di Kelurahan Aia Pacah pohon menimpa tiang listrik dan di Kelurahan Parupuak Tabing menimpa dua atap rumah warga,” ungkap Sultan.
Sementara itu, di Kecamatan Padang Timur terdapat tiga titik yaitu di Kelurahan Jati Baru, pohon menimpa mobil dan kabel listrik, Kelurahan Sawahan, pohon menghambat akses jalan, dan di Parak Karakah.
Di Kecamatan Lubukkilangan, Kelurahan Padang Besi pohon menimpa kabel telepon dan menghambat akses jalan, dan di Kelurahan Lubuk Paraku pohon juga menghambat akses jalan.
”Di Padang Barat tepatnya di Kelurahan Kampung Jawa, pohon menimpa atap rumah warga dan di Kecamatan Lubeg tepatnya di Kelurahan Gurunlaweh rumah warga mengalami kerusakan akibat diterjang hujan badai.
”Meski banyak pohon tumbang, namun tidak ada menimbulkan korban jiwa. Kita imbau warga selalu meningkatkan kewaspadaan, karena cuaca yang tidak menentu seperti tadi yang tiba-tiba hujan badai,” pungkas Sutan.
Sementara di Lubukbegalung, tiga rumah warga di Kelurahan Gurun Laweh Nan XX RT 02 RW 03. Di Padang Timur, mengalami kerusakan. Selain itu, pohon tumbang menghambat akses jalan dan menimpa satu unit mobil di Kelurahan Jati Baru, Jalan Kis Mangusarkoro.
Tidak hanya itu saja, masih di kawasan Padang Timur, pohon tumbang juga menghambat akses jalan di Kelurahan Sawahan Jalan Terandam, Batalion Zeni Ganting dan Kelurahan Parak Kerakah dibekalang perumaha Graha Sang Pakar yang juga menimpa rumah warga.
”Petugas masih berupaya melakukan evakuasi sejumlah pohon tumbang yang tersebar di lima kecamatan ini. Petugas akan bersihkan material pohon yang mengganggu akses jalan dan merusak rumah warga,” katanya.
Dikatakannya, selain pohon tumbang, ada dua titik di Kecamatan Lubuk Kilangan dilanda angin puting beliung. Di sana, dua rumah warga mengalami kerusakan. Namun, pihaknya sudah memberikan bantuan berupa terpal, pengganti atap rumah warga yang terbang dibawa angin
”Kita sudah berikan terpal, Dinas Sosial juga telah memberikan bantuan kepada warga yang menjadi korban di Koto Tangah. Saat ini petugas masih berupaya mengevakuasi material pohon tumbang,” kata dia.
Terakhir Sutan Hendra mengatakan, kepada seluruh masyarakat terkhusus bagi pengguna jalan, apabila badai sudah datang, diharapkan jangan berdiri dibawah pohon ataupýun memakirkan kendaraannya.
”Akibat kejadian ini, kita taksir kerugian mencapai puluhan juta rupiah. Sekali lagi kita ingatkan warga, apabila badai datang ataupun angin puting beliung jangan berdiri dibawah pohon. Nantinya akan berdampak buruk bagi kita,” pungkasnya. (r/rgr)

Baca Juga  Gempa masih Menggoyang Solsel, Korban Bertahan di Tenda Pengungsian