BERITA UTAMA

Bali United 4 vs 1  Semen Padang FC, Semakin Terpuruk

0
×

Bali United 4 vs 1  Semen Padang FC, Semakin Terpuruk

Sebarkan artikel ini

PADANG, METRO – Bertandang ke Bali dengan motivasi yang tinggi, namun tim kesayangan urang Minang ini kembali harus menelan pil pahit. Dalam lawatan pekan ke 13 Liga 1 Indonesia ini, Semen Padang FC dibantai tuan rumah Bali United dengan skor 4-1 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Jumat (9/8) malam.
Meski sempat unggul terlebih dahulu melalui gol bunuh diri Willian Silva Costa Pachecho pada menit ke-4, namun penghujung babak pertama, Bali United berhasil menyamakan kedudukan melalui sundulan Ricky Fajrin. Semenit kemudian menambah golnya melalui plesing cantik oleh Melvin Platje pada menit ke 45+1.
Dan pada menit ke 87 kembali Melvin Patje mencatatkan namanya di papan skor, serta Irfan Bachdim pun turut menyumbangkan pundi-pundi gol untuk kemenangan Bali United menjadi 4-1 di masa injury time. Semen Padang kian terpuruk di dasar klasemen dan berada di bibir jurang degradasi.
Dengan kekalahan tersebut, tentu menambah rekor buruk Semen Padang selama Liga 1 Indonesia 2019 ini bergulir. Tim asuhan Weliansyah tersebut sampai saat ini masih saja betah di dasar klasemen dengan hanya mengemas 4 poin dari 12 kali pertandingan.
4 poin tersebut di dapatkan tanpa kemenangan sekalipun. Berbeda dengan tim yang berjuluk Serdadu Tridatu tersebut, dengan kemenangan tersebut kini ia masih bertengger di posisi kedua klasemen Liga 1 Indonesia, dengan mengemas 31 poin.
Bergantinya pelatih dan merombak manajemen sepertinya hingga saat ini belum menunjukkan hasil yang positif bagi perkembangan tim asal Sumatera Barat ini. Sebab sudah dua kali bergulir pertandingan usai ditetapkannya Weliasnyah sebagai pelatih kepala Semen Padang oleh CEO PT KSSP Semen Padang yang Baru Hasfi Rafiq, namun perkembangan yang diharapkan belum tampak.
Menanggapi hasil buruk tersebut, Pelatih Kepala Semen Padang FC Weliansyah usai pertandingan mengatakan, anak-anaknya sudah bekerja sekeras mungkin agar mampu menggapai targetnya, yaitu mendapatkan poin dari Bali. Namun sayang hasil ahkir Semen Padang haru mengakui keunggulan tim tuan rumah Bali United.
”Anak-anak sudah bermain maksimal, sayang target yang ingin kita raih disini gagal. Saya atas nama tim meminta maaf kepada seluruh masyarakat pecinta Semen Padang dimana pun berada, saya akan evaluasi lagi jelang pertandingan hadapi PSIS Semarang di Padang,” ujarnya.
Dalam 2 kali 45 menit, tempo permainan Semen Padang masih saja belum begitu mempunyai tujuan, kerap kali pemain Kabau Sirah ini sering kehilangan bola dan itu sering membuat peluang bagi Bali United. ”Anak-anak sering lengah, mungkin ini akan jadi PR yang berat bagi saya, dan juga tim pelatih,” katanya.
Saat ditanyai terkait pertandingan, Weli mengatakan, bahwa pola permainan Semen Padang sudah mulai terbuka, hanya saja pemain belum sigap menghadapi antisipasi-antisipasi serangan balik yang dilakukan oleh pasukan Stefano Cugurra Teco itu. “Anak-anak kurang sigap menghadapi serangan balik dari Bali,” ujarnya.
Weli juga mengatakan, ia akan mempunyai waktu banyak untuk lakukan evaluasi jelang hadapi PSIS Semarang di Padang, sebab laga tersebut akan tersaji pada (16/8) mendatang.
”Untuk laga berikutnya kami akan berjuang habis-habisan untuk kebangkitan tim kesayangan kita ini, kita mempunyai waktu yang panjang, kurang lebih ada seminggu untuk lakukan evaluasi, dan kami Semen Padang akan manfaatkan itu sebaik-baiknya,” ujarnya.
Sementara itu Pelatih Kepala Bali United, Stefano Cugurra Teco bersyukur anak-anaknya bisa mengamankan poinnya saat menjamu tim Semen Padang. “Pemain bermain maksimal. Meskipun sempat tertinggal 0-1 namun, pemain tenang, dan jelang turun minum babak pertama bisa mengembalikan keadaan tersebut. Tiga poin ini sangat berarti untuk persaingan kita di papan atas klasemen Liga 1 Indonesia,” sambungnya. (heu)

Baca Juga  Umumkan DCS Hari ini, KPU Sumbar Tetapkan 830 Bacaleg DPRD Provinsi