AIA PACAH, METRO – Hari ini, Jumat (2/8), Wali Kota Padang Mahyeldi akan melaunching pengangkatan bangkai-bangkai kapal yang terbenam di Muaro, Batang Arau. Pembongkaran ini dalam rangka menjadikan kawasan itu menjadi Pelabuhan Marina yang menyamai keindahan tempat dermaga kapal pesiar seperti di Venesia, Italia.
“Wako langsung turun melakukan pemotongan bangkai kapal dan menaikannya ke darat,” sebut Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Kota Padang, Guswardi, Kamis (1/8).
Menurutnya, ada sekitar 17 bangkai kapal yang mengendap di dasar muaro itu. Dua diantaranya sudah diangkat bekerjasama dengan pihak ketiga. Sementara, sisanya masih dalam tahap pembersihan.
Rencananya, Jumat ini, ada kapal besar yang langsung dibersihkan langsung oleh wali kota Padang di kawasan Muaro tersebut. Dengan pembersihan, kawasan Muaro diharapkan bakal menjadi Pelabuhan Marina, sebagai tempat bersandarnya kapal-kapal pesiar. Nanti, aliran Batang Arau akan dibersihkan dari sampah.
“Tentu ada pengawasan yang ketat terhadap warga yang membuang sampah di sana. Selain melakukan pembersihan, kita akan bentuk kelurahan sadar kebersihan. Kita sudah kumpulkan lurah-lurah yang dilewati sungai Batang Arau itu untuk mengawasi warga yang buang sampah sembarangan,” terang Guswardi lagi.
Menurutnya, saat ini sudah ada dana sebesar Rp30 miliar yang dianggarkan Pelindo untuk pembenahan Batang Arau. Sementara, Balai Wilayah Sungai (WBS) Sumatera V juga memiliki anggaran senilai Rp20 miliar.
“Ada sekitar Rp50 miliar yang akan diplot untuk pembenahan Batang Arau. Makanya, kita harus fokus dan serius dalam pembersihan ini,” tuntas Guswardi. (tin)





