A YANI, METRO – Sebanyak 11 keluarga dari 11 kecamatan, Rabu (31/7) menjalani tes dalam lomba 1821 di Palanta Balaikota Padang. Para peserta ini akan memperebutkan hadiah umrah sekeluarga yang disediakan Pemko Padang.
Ikut hadir sebagai juri, istri Wako Padang, Hj. Harneli Bahar selaku ketua PKK Kota Padang. Bersama tim juri lainnya dari Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan KB Kota Padang, Harneli mengaku sangat antusias dengan para peserta yang sebelumnya telah lolos ditingkat kecamatan itu.
“Sekarang tingkat kota. Pesertanya dari 11 kecamatan. Satu kecamatan satu keluarga. Di sini kita saring menjadi tiga keluarga yang akan kita berangkatkan umrah sekeluarga,” kata Harneli di sela-sela seleksi.
Menurutnya, Program 1821 ini adalah salah satu bentuk program ketahanan keluarga. Dimana pada jam 18.00 Wib hingga jam.21.00 Wib, para orang tua diharapkan mematikan HP, TV dan alat elektronik lainnya. Pada jam tersebut, para orang tua diharapkan bisa melakukan berbagai kegiatan bersama di rumah. Seperti shalat berjamaah, mengaji, mendampingi anak belajar atau berdiskusi dengan anak.
Program ini diharapkan dapat memberikan ketahanan keluarga serta menghindarkan anak dari pengaruh negatif seperti tawuran, narkoba, bullying dan tindak kekerasan lainnya.
Pemenang 1,2 dan 3 nantinya akan diberangkatkan umrah se-keluarga oleh Pemko Padang dengan komposisi, orang tua dan dua orang anak. Sementara pemenang 4 sampai 11 akan mendapatkan hadiah berupa uang.
“Yang menariknya adalah keluarga yang tidak berlatarbelakang agama, malah telah menerapkan program 1821. Malah jauh sebelum program ini ada,” sebut Harneli. (tin)





