BERITA UTAMA

Dua Balita Masuk Sumur Maut, Terperosok akibat Papan Penutup Lapuk 

0
×

Dua Balita Masuk Sumur Maut, Terperosok akibat Papan Penutup Lapuk 

Sebarkan artikel ini

DHARMASRYA, METRO – Tragis. Saat sedang asyik bermain di dalam rumah, dua balita yang masih sepupuan meregang nyawa akibat terperosok ke sumur sedalam 15 meter di Jorong Tanjuang Limau, Nagari IV Koto Pulaupunjung, Kecamatan Pulaupunjung, Kabupaten Dharmasraya, Selasa (30/7) sekitar pukul 15.35 WIB. Kejadian itu membuat geger masyarakat.
Kedua korban Hafis (5) anak pertama dari Yosi (25) dan Riyan (30) yang merupakan pemilik rumah. Sementara, korban Nadine (4) merupakan anak ke tiga dari pasangan Andi (34) dan Ela (31) warga Perumnas Padang Duri Jorong Ranah Tibarau Nagari IV Koto Pulaupunjung.
Informasi yang dihimpun POSMETRO dilapangan, diketahui kedua balita yang tewas, sedang bermain-main di atas papan penutup sumur yang berada di dalam rumah. Namun, akibat papan penutup sumur lapuk dan tidak kuat, kedua korban terperosok dan jatuh ke sumur maut tersebut.
Paman korban Loni (45) mengatakan mengetahui korban terjatuh ke sumur, ibu korban langsung menjerit meminta tolong. Sontak, ayah korban langsung datang dan berusaha mengeluarkan korban dari dalam sumur dengan menggunakan alat seadanya.
“Awalnya cuma Hafis yang diangkat, dan ternyata masih ada Nadin di dalam sumur. Ketika diangkat kondisi kedua korban sudah tidak sadarkan diri dan langsung dilarikan ke RSUD Sungai Dareh. Namun, sesampai di rumah sakit dan dilakukan penanganan medis, tim dokter menyatakan kedua korban telah meninggal dunia,” ungkap Loni.
Keluarga korban lainnya, Ardi mengatakan kedua korban sudah dibawa ke rumah duka untuk disemayamkan. Rencananya kedua korban akan dikebumikan besok (hari ini red) karena masih menunggu keluarga yang masih dalam perjalanan.
“Keluarga ikhlas menerima kejadian ini sebagai musibah. Kita tidak menyangka kalau penutup sumur itu membawa petaka,” ujar Ardi.
Terpisah, Bupati Sutan Riska Tuanku Kerajaan yang mendapatkan informasi tersebut langsung melayat ke rumah duka. ”Saya atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Dharmasraya, turut berduka cita atas wafatnya kedua korban, semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dalam menghadapi ujian ini,” ujar Bupati. (g)