SAMUDERA, METRO – Tahun ini, Kementerian Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) membantu pembenahan dua kawasan wisata di Kota Padang. Total anggaran yang dikucurkan mencapai Rp45 miliar.
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Padang, Arfian merincikan, bantuan pertama senilai Rp15 miliar untuk revitalisasi Pantai Air Manis. Pengerjaan akan dimulai pada Agustus mendatang. Revitalisasi yang dilakukan berupa pembangunan pedestrian sepanjang bibir pantai hingga ke objek wisata Batu Malin Kundang, pelebaran jalan, dan pembuatan taman.
Kedua, pembenahan kawasan Batang Arau dengan anggaran senilai Rp30 miliar, yang merupakan lanjutan tahun lalu. Pembenahan dan penataan tahap dua tahun ini, meliputi tiga kelurahan yakni Kelurahan Batang Arau, Seberang Palinggam, dan Seberang Padang. Pengerjaan meliputi pembangunan pedestrian, mengembalikan fungsi riol untuk mengatasi banjir, dan membangun ruang terbuka hijau sebagai taman.
“Kedua pembenahan kawasan wisata tersebut pengerjaannya ditargetkan tuntas pada akhir tahun ini,” sebut Arfian.
Arfian mengimbau, agar pedagang di Pantai Air Manis dan masyarakat di kawasan Batang Arau ikut menyukseskan program dari Kementerian PUPR tersebut. Diharapkan pedagang yang terhambat aktivitasnya karena proses pengerjaan, sementara waktu harus menerima jika dipindahkan ke lokasi sekitar.
Usai pembenahan selesai dikerjakan, diharapkan dua kawasan wisata tersebut semakin ramai dikunjungi wisatawan. Selain bertujuan meningkatkan angka kunjungan wisatawan, tetapi juga diharapkan dapat menggenjot perekonomian dan kesejahteraan masyarakat setempat.
“Wisatawan pun akan merasa lebih nyaman apabila pembenahan tuntas,” kata Arfian.
Sebelumnya diberitakan, mengenai revitalisasi Pantai Air Manis, Arfian menjelaskan, akan ditargetkan tuntas pada akhir Desember tahun ini. Selain membangun pedestrian, juga dilakukan pelebaran jalan sepanjang 1,4 kilometer, dan kiri kanan jalan ditambah 3,5 meter. Tujuannya agar tidak menyulitkan pengguna kendaraan berwisata di Pantai Air Manis.
“Tentunya revitalisasi yang dilakukan guna membuat wisatawan semakin nyaman dan kita harapkan jumlah wisatawan yang berkunjung ke Panatai Air Manis dapat meningkat,” sebut Arfian.
Arfian mengimbau agar pedagang setempat ikut menyukseskan program dari Kementrian PUPR itu. Diharapkan pedagang yang terhambat aktivitasnya karena proses pengerjaan, untuk sementara waktu harus menerima jika dipindahkan ke lokasi sekitar yang tidak berjauhan.
“Aktivitas pedagang akan sedikit terganggu, kami harap dapat bersabar hingga pengerjaan selesai,” tutur Arfian. (mil)





