ilustrasi
PADANG, METRO–Niat mencari durian di kawasan Bukik Lantiak, Kelurahan Seberang Palinggam, Kecamatan Padang Selatan, Sabtu (12/12) berakhir dengan raungan tangis. Pasalnya, dua orang anak yang tinggal di sekitar lokasi dikabarkan hilang saat melakukan hal tersebut. Hingga saat ini, keduanya masih belum ditemukan.
Badan Penanggulangan Bencana dan Pemadam Kebakaran (BPBDPK) Kota Padang yang mendapatkan laporan tersebut langsung menurunkan personil untuk melakukan pencarian ke lokasi. Awalnya, sekitar pukul 11.00 WIB, dua bocah yang diketahui bernama Firzi (4) dan Fino (7) mencari durian di sekitar rumahnya di belakang SD 25 Seberang Palinggam.
Dua orang anak yang berasal dari RT 04, RW 05 Jalan Seberang Palinggam, Kecamatan Padang Selatan itu mulai disadari tidak berada di rumah sekitar pukul 16.00 WIB dan keluarga mulai mencari ke rumah tetangga dan rumah saudaranya. Setelah melakukan pencarian sekeliling rumah, keluarga masih belum menemukan keberadaan kedua orang anak itu. Tak ayal, tangis pun langsung pecah.
Cemas terjadi hal yang tidak diinginkan, pihak keluarga langsung melapor ke BPBDPK Kota Padang. Mendengar kabar tersebut, BPBD langsung menurunkan tim untuk melakukan pencarian. “Tim kami telah diturunkan untuk memperjelas kabar tentang anak hilang itu, masalahnya saya baru mendapatkan informasi sekitar pukul 20.30 WIB tadi,” ujar Kepala BPBD Damkar, Dedi Henidal, Sabtu (12/12) malam.
Sementara itu, saat ini masyarakat sekitar dan tim BPBD tengah melakukan pencarian di sekitar tempat yang diperkirakan kedua anak tersebut mulai menghilang. “Tim kami sedang menjajaki TKP yang diperkirakan kedua orang anak itu mulai tidak terlihat,” lanjutnya.
Kurangnya pengawasan dari orangtua dan keluarga membuat balita dan seorang anak itu tidak ditemukan keberadaannya hingga Sabtu (12/12) malam. Ditambah lagi dengan mitos tentang Bukit Lantiak yang sering membuat orang tersesat membuat dua orang anak itu masih belum diketemukan.
Meskipun begitu, menurut Dedi Henidal, informasi tentang anak hilang itu masih belum ada kejelasan. “Infonya ada yang mengatakan mereka pergi mencari durian, sementara informasi lainnya mengatakan mereka hanya bermain-main saja,” lanjutnya.
Dengan menghilangnya dua orang anak tersebut, Dedi Henidal mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap anak-anak yang masih kecil dan memberikan penjagaan terhadap mereka. “Kami minta masyarakat lebih berhati-hati lagi dan lebih mengawasi anak-anak apalagi yang masih berumur dibawah 15 tahun karena masih belum bisa menentukan kemana arah mereka pergi,” imbaunya. (h)





