METRO SUMBAR

Dekranasda Harapkan Potensi UKM Meningkat

0
×

Dekranasda Harapkan Potensi UKM Meningkat

Sebarkan artikel ini

Kemampuan pengrajin dalam menciptakan kreativitas, sehingga memiliki desain sendiri merupakan peluang besar untuk merambah dan mempromosikan produksi Batik ke sejumlah daerah agar diminati. Hal itu diungkapkan Ketua Dekranasda Padangpanjang Dian Puspita, mengharapkan desain tersebut bisa diimplementasikan sebagai produk Padangpanjang.
Kunjungan Ketua Dekranasda didampingi Kadis Koperdag dan UKM Arpan, ke Sentral Batik Padangpanjang, kemarin, berkeinginan potensi UKM Padangpanjang merambah ke berbagai daerah dan diminati sehingga produk memiliki pasar sendiri.
Dian menilai, karya yang dihasilkan oleh peserta pelatihan desain bordir yang dilaksanakan di Aula Pondok Desain dan Promosi Senja Kenangan, telah menciptakan potensi baru Padangpanjang mampu bersaing sehingga akan berdampak pada pada peningkatan ekonomi.
Ketua Dekranasda sangat mengapresiasi karya yang dihasilkan oleh peserta pelatihan, ditambah lagi mereka yang berhasil menciptakan modelnya sendiri.
“Dari mereka yang belum bisa menggambar dan kreatif membuat suatu desain, kini baru saja seminggu pelatihan mereka sudah bisa menghasilkan sebuah desain yang diciptakan sendiri, apalagi jika mereka telah mengimplementasikannya ke bahan dasar kain, tak sabar rasanya menunggu hasilnya” jelasnya.
Disisi lain, Dian Puspita mengungkapkan kekagumannya atas batik yang dihasilkan pengrajin, model dan kreasi yang mereka hasilkan sangat bagus dan menarik. Satu hal diminta ketua dekranasda yakni “kalau bisa batik ini lebih di kembangkan lagi, jika perlu ada karya batik tersendiri yang merupakan ciri khas dari Padangpanjang,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perdagkop UKM mengatakan segala upaya akan dilakukan agar UKM-UKM yang ada di Padangpanjang lebih mekar dan mampu menghasilkan karya-karya baru lagi, tidak hanya di bordir dan batik saja.
“Sehingga dari sana nanti dapat mengangkat perekonomian masyarakat, serta juga untuk menghimbau masyarakat luas agar mereka minat dengan karya yang kita hasilkan,” sebut Arpan.
Sedangkan Desainer dari Bukittinggi Alvy Oktrisni mengharapkan peserta pelatihan ini mampu menghasilkan sebuah karya sendiri dengan kreatif dan inovatif.
“Saya melihat, kemauan yang tinggi dari mereka akan mampu menghasilkan karya yang bernilai jual tinggi, tidak hanya di Padang Panjang tetapi diluar daripada itu,” ujarnya.
Tak hanya itu, pelatihan ini diharapkan agar peserta lebih upgrade dalam menghasilkan karya, mereka harus mampu menciptakan kreasi yang baru dan tidak itu ke itu saja. (rmd)