PARAK RUMBIO, METRO – Jembatan kayu Parak Rumbio, yang kondisinya sempat rusak parah, kini sudah diperbaiki. Saat ini, pekerja mengerjakan perbaikan jembatan yang jadi penghubung utama jalan Kurao Parak Rumbio menuju Bypass-Kurao Pagang, menuju Pasar Siteba itu.
Bantalan yang sebelumnya bolong-bolong, sekarang sudah diganti dengan kayu yan baru. Dengan begitu, kendaraan bisa melintasi jembatan yang berada di perbatasan RT 03 RW 04, Kelurahan Sungai Sapih, Kecamatan Kuranji, dan RT 03 RW 03 Kelurahan Kuraopagang, Kecamatan Nanggalo.
Ja’far, salah seorang warga sekitar mengaku bersyukur dengan diperbaikinya jembatan tersebut.
“Pihak Dinas Pekerjaan Umum (PU) Padang sudah bekerja melakukan perbaikan ini. Kami sebagai warga tentu sangat mengapresiasi upaya pemko ini,” ujar Ja’far.
Ja’far mengungkapkan, keberadaan jembatan ini sangat penting bagi warga. Sebab, di kawasan tersebut banyak ditemukan kompleks-kompleks perumahan warga. Sehingga, jembatan kayu ini selalu dilintasi oleh kendaraan masyarakat.
Ia pun berharap, ke depan jembatan tersebut bisa dibangun secara permanen, sehingga bisa lebih tahan lama. Sebab, jika bantalan dari kayu, daya tahannya mungkin tidak akan lama.
Jembatan ini sudah dibangun sejak 2002 silam dan memiliki panjang sekitar 10 meter. Konstruksi rangka besi dan kayu sebagai alasnya. Jumlah kepala keluarga (KK) lebih kurang 1.000, sebab ada dua perumahan.
Terpisah, Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Padang, Yenni Yuliza mengatakan, jembatan penghubung yang rusak di kawasan Parak Rumbio sudah dikerjakan sejak dua minggu yang lalu.
“Anggaran untuk pengerjaan jembatan diambilkan dari dana pemeliharaan atau tanggap darurat PUPR,” ujarnya, Selasa (16/7).
Selanjutnya, mengenai permintaan warga untuk dibuat jembatan permanen jembatan, ia menyebutkan bahwa hal tersebut tentu tak bisa cepat realisasinya. Hal ini perlu dibahas dulu dengan pimpinan daerah.
“Jika disetujui, tentu dibuatkan sketnya, baru nanti bisa direalisasikan,” tukasnya. (ade)





