METRO SUMBAR

Pariaman Expo, Ekonomi Masyarakat Meningkat

0
×

Pariaman Expo, Ekonomi Masyarakat Meningkat

Sebarkan artikel ini

WALI Kota Pariaman H Genius Umar menyatakan Pariaman Expo tahun 2019 yang diselenggarakan di Pantai Gandoriah Kota Pariaman membawa bekah untuk kemajuan kota dan peningkatan ekonomi masyarakat. Kenapa dalam kegiatan Pariaman expo tersebut Pantai Gandoriah dibanjiri para pengunjung dari berbagai daerah. Pada saat itu berkah datang untuk kemajuan daerah dan meningkatnya ekonomi masyarakat.
“Pariaman Expo 2019, telah banyak agenda lomba dan kegiatan yang dilaksanakan pada event Tahunan Kota Pariaman ini. Pariaman Expo 2019 tersebut dihadiri Wakil Gubernur Sumbar H.Nasrul Abit terlaksana sangat meriah. Seperti diketahui pembukaan Pariaman Expo 2019 kemaren berlangsung cukup meriah dan pengunjung membludak memenuhi Pantai Gondoriah. Begitu juga saat penutuapn sekarang ini,” ungkapnya.
Tak pelak lagi katanya, pelaksanaan Pariaman Expo tahun depan, lebih meriah dan sukses dari pada tahun ini. Apalagi penutupan Pariaman Expo 2019 dalam rangka HUT Kota Pariaman ke 17 sekaligus diadakan acara Soft Launcing Batik Sampan Pariaman.
“Di Sumatera Barat, batik telah dikenal sejak lama dan menjadi warisan budaya Minangkabau. Batik digunakan oleh para datuak, alim ulama, cadiak pandai sebagai symbol kedudukan seseorang dengan cara melingkarkan pada leher,” ungkapnya.
Katanya, Pariaman merupakan perusahaan batik pertama di Sumatera Barat, lebih tepatnya di Dusun Sampan Desa Pungguang Ladiang pada tahun 1946, setelah kemerdekaan.
Menurut sejarah, batik awalnya berkembang di daerah Sampan dikarenakan Pariaman merupakan daerah pelabuhan untuk menepi. Penggagas batik di Pariaman ini antara lain Bagindo Idris, Sidi Ali, Sidi Zakaria, Sutan Salim dan Sutan Sjamsudin.
Sementara itu Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Perindagkop & UKM) Kota Pariaman Gusniyeti Zaunit saat penutupan mengatakan bahwa selama Pariaman Expo 2019, telah banyak dilaksanakan perlombaan dan penampilan kesenian anak nagari.
“Mulai dari lomba solo dangdut, lomba solo minang, lomba mewarnai, lomba ranking I untuk koperasi dan jenis lainnya. Pelaksanaan ini yang membawa dampak baik untuk kemajuan daerah dan ekonomi masyarakat,” ujarnya.
Dikatakan, Pariaman Expo 2019 ini banyak keuntungan, baik pedagang kecil maupun pedagang yang menempati stand yang disediakan. Diperkirakan nilai transaksi pengunjung Rp 3.3 M dengan total pengunjung lebih kurang 25 ribu orang.
Dia juga mengucapan terima kasih kepada seluruh sponsor kegiatan Pariaman Expo 2019 yang telah banyak membantu suksesnya kegiatan ini seperti Bank Nagari, PT.Eka Indah Berdikari, PT.Abrofood dan BKMT Kota Pariaman serta kepada semua pihak.
Penutupan Pariaman Expo 2019 dimeriahkan juga oleh penampilan kesenian tari indang dan permainan musik tradisional Minangkabau dari peserta Bea Siswa Budaya Indonesia (BSBI) dan dilanjutkan dengan pemberian cendramata kepada seluruh peserta BSBI.
Penutupan Pariaman Expo 2019 dimeriahkan juga oleh penampilan kesenian tari indang dan permainan musik tradisional Minangkabau dari peserta Bea Siswa Budaya Indonesia (BSBI) dan dilanjutkan dengan pemberian cendramata kepada seluruh peserta BSBI. (efa)

Baca Juga  Latsitardanus XLIII Bawa Berkah, Eni Tidak lagi Tinggal di Rumah Berdinding Terpal