PDG.PARIAMAN, METRO – Koramil 02/Sungai Limau mengikuti buru babi untuk pemberantasan hama babi agar tanaman masyarakat terhindar dari kerusakan di Kuranji Hilir, Kecamatan Sungai Limau, Senin (15/7).
Danramil 02/Sungai Limau Kapten Arm Azral Koto didampingi Babinsa Serda Marcos mengatakan, kegiatan berburu hama babi dilaksanakan dengan menggunakan anjing dan senjata balansa serta Senapan Angin PCP oleh masyarakat setempat.
Ia mengatakan, disamping warga Nagari Kuranji Hilir juga datang dari Nagari Pilubang, Koto Tinggi dan daerah lainnya seperti Agam, Bukittinggi dengan jumlah pemburu lebih kurang sekitar 250 orang.
“Perkembangbiakan hewan babi hutan yang cukup cepat sangat meresahkan masyarakat, khususnya para petani Nagari Kutanji Hilir . Karena akibat ulah babi hutan tanaman masyarakat hancur dan dirusak sehingga hasil panen tidak maksimal,”ujarnya.
Kata Azral Koto, selain dapat menjaga kekompakan antar sesama masyarakat juga termasuk olah raga tradisional serta dapat mengurangi perkembang biakan babi Hutan yang merupakan hama bagi tanaman, seperti Jagung, Ubi Singkong, Padi dan lainnya.
Dalam upaya membantu meringankan kesulitan masyarakat pihaknya senantiasa selalu akan berkoordinasi dengan instansi terkait dan para tokoh-tokoh setempat untuk selalu bersinergi berupaya memberikan dorongan dan motivasi untuk membantu meringankan kesulitan masyarakat.
“Kami selaku aparat teritorial baik Danramil maupun Babinsa di lapangan akan terus berkoordinasi dengan PPL Dinas Pertanian, Dinas Perkebunan dan para tokoh yang ada. Hal ini, untuk melakukan pendampingan, memberikan dorongan motivasi kepada para petani untuk sama-sama menjaga dan mengembangkan pertanian dan perkebunan di Kecamatan Sungai Limau. Kami selalu siap kapanpun dan dimanapun jika masyarakat memerlukan tenaga personel,” ujarnya. (z)





