BERITA UTAMA

Petir dan Badai Ancam Sumbar

0
×

Petir dan Badai Ancam Sumbar

Sebarkan artikel ini

ilustrasi
PADANG, METRO–Potensi hujan deras di sejumlah wilayah di Sumbar, diprediksi masih akan berlangsung lama. Tidak hanya hujan deras, ternyata petir dan angin kencang juga menjadi ancaman beberapa hari ke depan. Maka, masyarakat diimbau untuk tidak beraktivitas di luar rumah saat hujan turun.
Kesi Observasi dan Informasi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Ketaping Padangpariaman, Budi Samiaji mengingatkan adanya potensi hujan lebat disertai petir di sebagian besar wilayah Sumbar. Akan tetapi, secara umum cuaca Sumbar berawan.
”Pagi hingga siang hari berawan-cerah berawan. Sementara, siang sore hari berawan banyak. Sedangkan potensi hujan ringan ada di Mentawai, sebagian Padangpariaman, dan sebagian Solok,” sebutnya di Padang, Kamis (26/11).
Sementara, potensi hujan sedang hingga lebat bisa disertai petir dan angin kencang akan terjadi di Solok Selatan, sebagian Solok, Bukittinggi, Padangpanjang, sebagian Padangpariaman, Tanahdatar, sebagian Agam, Pasaman Barat, Maninjau, Tiku, Mentawai, Pasaman, Dharmasraya, Sawahlunto, Sijunjung, Payakumbuh.
”Potensi hujan ringan-sedang bisa disertai petir dan angin kencang di Padang, Kota Pariaman, sebagian Padangpariaman, Pesisir Selatan. Sedangkan suhu minimal 23,1 derajad celcius dan suhu maksimal 30,4 derajad celcius. Untuk kelembaban 77 hingga 99 persen,” jelasnya.
Dijelaskannya, kondisi angin permukaan berubah-ubah. Untuk kecepatan rata-rata 7 hingga 18 km/jam dengan kecepatan maksimum mencapai 30 km/jam. Sementara itu Plt Kepala  Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumbar, Zulfiatno mengatakan, dengan kondisi hujan lebat yang disertai petir beberapa hari belakangan masyarakat diimbau untuk tidak banyak beraktiftas di luar rumah. Mengingat kondisi ini juga sangat berbahaya bagi keselamatan.
“Kita mengimbau ketika hujan di sertai petir, jangan berteduh di bawah pohon yang bisa mengalirkan listrik,” paparnya.
Selain itu kata Zulfiatno, hindari lapangan yang luas, apalagi bagi petani yang beraktivitas di lahannya seperti di sawah agar menghentikan pekerjaan ketika hujan disertai petir. ”Kita juga ingatkan warga untuk waspada intensitas hujan yang tinggi terutama warga yang ada di daerah rawan banjir dan longsor,” ungkapnya.
Mengingat akan adanya angin kencang, dia mengimbau pemerintah kabupaten/kota untuk melakukan siaga. Segeralah memotong pohon yang menggangu jalan atau tiang listrik. Pemko/pemkab harus bergerak cepat. (da)