KAMPUNG PINANG, METRO – Pelebaran dan perbaikan jalan Kampung Pinang, Kecamatan Kuranji, masih dikebut Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR) Kota Padang. Ditargetkan, November mendatang, jalan yang berada di dua kecamatan, Kuranji dan Pauh ini, tuntas.
Pantauan POSMETRO, Rabu (10/7) alat berat sedang mendatarkan jalan. Ruas jalan masih belum diaspal. Telah dikerjakannya perbaikan jalan Kampung Pinang ini, disambut baik oleh warga sekitar yang sudah lama mendambakannya. Ya, sudah bertahun-tahun warga mengeluhkan jalan Kampung Pinang tersebut rusak.
Kondisi jalan rusak parah dan membuat pengendara sering terjebak karena lubang yang banyak dan menganga besar. Anto (26), salah seorang pengendara sangat bersyukur atas pengerjaan yang telah dilakukan Dinas PUPR. Diharap, akses warga lancar dan keterlambatan berkurang.
“Jalan ini kan penghubung Pauh – Kuranji, tentu pengerjaannya harus sempurna dan tidak asal jadi,” ujar Anto.
Van (17), warga lainnya meminta pengaspalan yang dilakukan harus sempurna dan tidak asal jadi. “Jangan sampai, satu tahun setelah perbaikan jalan ini rusak lagi, karena pengerjaannya asal-asalan,” tukasnya.
Sementara itu, Plt Kepala Dinas PUPR Kota Padang Yenni Yuliza, mengatakan pengerjaan, pelebaran jalan itu ditargetkan tuntas November nanti. Jalan ini panjangnya lebih kurang 1,5 km. Rencananya jalan ini akan diperlebar dari 3 meter menjadi 5 meter.
Ia juga menjelaskan, dilakukannya peningkatan jalan Kampung Pinang ini karena merupakan usulan warga dan juga merupakan sudah menjadi kebutuhan kota/ “Untuk itu, kami berharap partisipasi warga untuk mendukung pengerjaan peningkatan jalan Kampung Pinang,” harapnya.
Di sisi lain, selain pelebaran jalan Kampung Pinang, Dinas PUPR juga melakukan pengerjaan jalan raya Belimbing – Kuranji yang dilaksanakan pada akhir Juli. Dan, ditargetkan selesai November.
“Panjang jalannya sekitar 1,5 km dan untuk anggarannya dari biaya pemeliharaan,” paparnya
Anggota DPRD Padang dari daerah pemilihan (Dapil) II Kuranji – Pauh, Hadison berharap jalan yang usai dikerjakan nanti harus dijaga warga serta kendaraan yang bertonasi besar dibatasi masuk. Ini agar tak cepat rusak jalan dan warga bisa menikmati lebih lama.
Sebelumnya, pada 26 Desember 2018 lalu, warga turun ke jalan melakukan aksi menanam puluhan batang pohon pisang di sepanjang ruas jalan tersebut. Ini dilakukan warga karena merasa bosan sudah berulangkali menyampaikan aspirasi untuk perbaikan jalan Kampung Pinang tersebut, namun tak kunjung direspon pemko. (ade)





