METRO SUMBAR

Reydonnyzar Moenek Ajak Warga Minang Promosikan Geopark Silokek

0
×

Reydonnyzar Moenek Ajak Warga Minang Promosikan Geopark Silokek

Sebarkan artikel ini

JAKARTA, METRO – Sekretaris Jenderal (Sekjen) Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Reydonnyzar Moenek mengajak seluruh masyarakat Minang, baik di ranah maupun di rantau, untuk ikut serta mempromosikan Silokek di Kabupaten Sijunjung – Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), jadi kawasan wisata unggulan di Minangkabau dan terbaik secara nasional.
Ajakan tersebut disampaikan Reydonnyzar Moenek dalam acara Silaturahim dan Halal bi Halal Forum Minang Maimbau (FMM), di Hotel Mercure, Cikini, Jakarta, Sabtu (6/7). Bersama Donny panggilan beken Reydonnyzar Moenek, hadir sejumlah perantau Minang di Jakarta. Antara lain, mantan Menteri Perindustrian Fahmi Idris, mantan Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Fasli Djalal, Anggota DPR RI, Refrizal dan Mulyadi, mantan Wali Kota Padang, Fauzi Bahar, dan Buya Mas’oed Abidin serta Guspardi Gaus.
“Silokek dapat menjadi bagian dari Geopark Unesco Global Geopark (UGG). Artinya, Silokek dapat dikembangkan menjadi destinasi wisata internasional. Dukungan semua pihak sangat diperlukan karena banyak persyaratan yang harus dipenuhi. Untuk menjadi geopark dunia, butuh dukungan semua pihak,” kata Donny.
Penjabat Gubernur Sumbar periode 15 Agustus 2015 hingga 12 Februari 2016 ini menambahkan, Geopark Silokek merupakan aset bagi pengembangan pariwisata di Kabupaten Sinjunjung dan Provinsi Sumbar, sekaligus Pusat Informasi Geopark Nasional. Geopark Silokek punya keindahan alam yang eksotik yang merupakan warisan geologi dan budaya dengan memiliki keragaman fauna dan flora.
“Salah satu pemandangan yang menarik di Geopark Silokek adalah tersedia aneka batuan yang terdiri dari kelompok batuan gamping, sedimen, metamorf, dan granit,” ungkap peraih Elshinta Award itu.
Donny menjelaskan, secara geologis, bebatuan di kawasan Silokek berumur kurang lebih 359 juta tahun. Geopark Silokek dianggap melengkapi dua geopark yang lainnya yang sebelumnya sudah ada di Sumatera Barat, yaitu Geopark Ngarai Sianok di Kabupaten Agam, dan Geopark Sawahlunto di Kota Sawahlunto.
Sebagai salah satu destinasi wisata ujar mantan Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah Kemendagri RI, untuk sampai ke Silokek telah tersedia akses jalan yang memberikan kemudahan transportasi. Tentunya pengembangan Silokek sebagai destinasi wisata juga dapat memberikan manfaat bagi ekonomi masyarakat.
“Pengembangan Geopark Silokek mampu membuka peluang bagi pengembangan ekonomi rakyat melalui berbagai program utama oleh pemerintah. Dengan adanya Geopark Silokek ini nantinya ke depan juga sangat bisa berkontribusi untuk pengembangan wisata di Ranah,” ujar Donny.
Menurut Donny, saat ini Indonesia telah memiliki dua geopark dengan status UNESCO Global Geopark, yakni Geopark Batur (Batur UNESCO Global Geopark) di Bali, dan Geopark Gunung Sewu di Jawa Tengah dan di Yogyakarta. Sementara itu, Sumbar memiliki Silokek, Ngarai Sianok-Maninjau dan Sawahlunto yang berstatus sebagai Geopark Nasional. Di dalam kawasan geopark ada keanekaragaman hayati yang dikelola Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) dan cagar biosfer LIPI.
Meskipun memiliki potensi yang sangat besar sebagai destinasi wisata geopark, pengembangan Silokek membutuhkan dukungan dari semua pihak. Pengembangan Geopark Nasional Silokek sebagai destinasi wisata di Sumatera Barat harus juga ditunjang dengan pembangunan infrastruktur yang mendukung.
Oleh karena itu, Donny meminta agar masyarakat perantau Minang yang tergabung dalam Forum Minang Maimbau turut memberi sumbangan pemikiran, saran, dan bantuan lainnya untuk pengembangan pariwisata di Sumatera Barat. (fas/fan)

Baca Juga  Hari Pertama Rekayasa Sistem Satu Arah Berjalan Lancar dan Tertib