METRO PESISIR

Tol Padangpariaman-Pekanbaru Tetap Lanjut

0
×

Tol Padangpariaman-Pekanbaru Tetap Lanjut

Sebarkan artikel ini

PDG.PARIAMAN, METRO – Bupati Padangpariaman H Ali Mukhni menyatakan pembangunan jalan tol Padangpariaman-Pekanbaru terus berlanjut sampai sekarang ditahun 2019.
”Pembangunan jalan tol Padangpariaman ini berguna untuk kemajuan daerah dan masyarakat. Bahkan jalan lingkar Duku Sicincin melewati Kantor Bupati Padangpariaman tahun 2019 ini juga dilaksanakan pembangunannya,” kata H Ali Mukhni, kemarin.
Untuk itu, ia meminta kepada semua lapisan masyarakat mendukung proses pelaksanaan pembangunan jalan tol dan jalan lingkar Duku- Sicincin ini, karena dampaknya untuk kemajuan daerah dan peningkatan ekonomi masyarakat.
Dijelaskan, pembangunan jalan tol ini telah selesai prosesnya dan tidak akan merugikan masyarakat. Begitu juga pembangan jalan lingkar Duku- Sicincin juga telah selesai proses dan segera diaspal hotmix tahun 2019.
Sebelumnya, Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit berharap pembangunan jalan tol Padangpariaman-Pekanbaru tahap II tetap berlanjut. Dia juga ingin pembangunan tol ini tak menggusur warga.
”Trase yang ditetapkan saat ini mungkin sudah tepat secara teknis, tetapi ada 246 kepala keluarga yang bermukim di situ dan akan terimbas. Ini juga harus jadi pertimbangan,” kata Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit, beberapa waktu lalu.
Nasrul menyebut pembangunan tol di provinsi itu adalah upaya untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat. Karena itu dalam prosesnya juga harus mempertimbangkan kepentingan rakyat.
”Kita usulkan agar trase tol itu digeser sedikit jangan kena pemukiman. Masyarakat di Padangpariaman mendukung penuh pembangunan tol. Tetapi trasenya jangan melewati pemukiman warga dan lahan produktif yang sebagian besar adalah persawahan dan menjadi tulang punggung pendapatan mereka,” ujarnya.
Ia berharap, usulan untuk menggeser trase itu bisa diterima sehingga proses ganti kerugian bisa dilaksanakan secepatnya dan pekerjaan pembangunan tol penghubung Sumbar-Riau itu bisa dilanjutkan.
Saat ini proses pengerjaan oleh PT Hutama Karya masih belum bisa dilaksanakan secara maksimal karena belum tuntasnya persoalan pembebasan lahan baik tahap I pada kilometer 0-4,2 maupun tahap II kilometer 4,2-30. (efa)

Baca Juga  Wabup Kukuhkan 281 CJH Padangpariaman