PADANGPARIAMAN, METRO – Sekretaris Daerah Kabupaten Padangpariaman Jonpriadi mengatakan Pendidikan Latsar adalah pintu gerbang masuk yang akan membawa CPNS masuk ke lingkup PNS Padangpariaman.
”Setelah menerima SK CPNS maka Latsar CPNS menjadi satu dari persyaratan yang penting saudara ikuti, karena jika tidak diikuti atau saudara gagal dalam Latsar akan gagal menjadi PNS kelak,” kata Jonpriadi, kemarin.
“Untuk itu, manfaatkanlah momen Latsar ini dengan sebaik-baiknya untuk menimba ilmu sebanyak-banyaknya. Karena sekarang ini ekspektasi atau harapan masyarakat terhadap pelayanan pemerintah sangat tinggi,” harap mantan Kepala Bappeda itu.
Menurut Jonpriadi, untuk dapat memenuhi harapan masyarakat tersebut, PNS dapat melakukan terobosan pelayana melalui inovasi pelayanan. “Kenapa kita harus berinovasi? Karena secara kuantitas kita masih kekurangan sampai 2000 PNS. Sementara, untuk merekrut PNS baru harus melalui regulasi pemerintah pusat. Untuk itulah, antisipasi kekurangan PNS bisa melalui inovasi pelayanan. Satu PNS diharapkan bisa melakukan tiga tugas PNS supaya kebutuhan masyarakat terpenuhi,” katanya lagi.
Dijelaskan, semua yang ada pada diri ini adalah titipan, amanah. Amanah berkonsekuensi pertanggungjawaban. Di sisi lain, menjadi PNS ada konsekwensi kewajiban dan larangan.
Kepala BKPSDM Padangpariaman Armeyn Rangkuti menyebut bahwa pelaksanaan Latsar sesuai dengan apa yang diamanatkan dalam Undang-Undang Aparatur Sipil Negara No. 5 Tahun 2014, dan Peraturan Pemerintah No. 11 Tahun 2017, yang menjelaskan bahwa CPNS akan menjalani masa percobaan maksimal 1 tahun dan wajib diberikan pelatihan dalam bentuk diklat prajabatan.
”Pelatihan dasar CPNS ini menggunakan Program On dan Off kampus selama 51 hari sehingga dapat mencapai tujuan yang ingin dicapai yakni menghasilkan CPNS yang bertawakal, berdedikasi, berkarakter dan professional dalam melayani masyarakat dengan penuh tanggung jawab,” tambahnya. (efa)





