METRO PADANG

Pasangan Suami Istri Tuna Netra Sukses Antarkan Anak jadi Polisi

0
×

Pasangan Suami Istri Tuna Netra Sukses Antarkan Anak jadi Polisi

Sebarkan artikel ini

PADANG, METRO – Sepasang suami istri penyandang disabilitas tuna netra sukses mengantarkan anaknya menjadi seorang Polri. Harmis dan Hasnah penyandang tuna netra adalah pemilik klinik pijat penyegaran di jalan Haji Juanda Gang Madrasah Padang Barat, dekat pasar pagi Kota Padang.
Hasnah mengatakan, kehidupan mereka seperti biasa, di lingkungan tempat tinggal sangat diterima oleh masyarakat, banyak yang tetangga yang bantu. Setiap acara selalu dikasih tau oleh masyarakat, dan ada diikut sertakan ke dalam organisasi dilingkungan.
“Tinggal bersama masyarakat banyak yang membantu, seperti kalau mau ke pasar di bantu oleh tetangga sampai tau jalannya dan di dukung oleh tetangga, ada saja tetangga yang mau membantu,” jelas Hasnah.
Harmis dan Hasnah mengalami disabilitas tuna netra tidak dari lahir, Harmis mengalami penglihatan pada umur 22 tahun karena sakit yang diderita, sedangkan Hasnah pada umur 3 tahun karena sakit juga. Harmis dan Hasnah mempunyai satu putra yang sekarang telah bekerja di Kepolisian di Kota Padang, anak satu-satunya itu masuk di Kepolisian tahun 2017 lalu yang tidak mengalami disabilitas seperti kedua orang tuanya.
Anak Harmis dan Hasnah dulu bersekolah di SMK Teknologi Padang, anaknya telah melakukan dua kali tes Polri dan yang kedua lulus di Angkatan tersebut.“Mungkin karena polisi banyak yang datang untuk pijit ke klinik di rumah, makanya anak ingin menjadi seorang polisi dan terus berusaha mencapai keinginan dan cita-citanya,” jelas Hasnah.
Hasnah pernah kuliah untuk orang disabilitas selama 2 tahun, sedangkan suaminya Harmis mengikuti kursus atau pelatihan penyandang disabilitas. Hasnah mengatakan, selama ada kemauan pasti akan ada yang terbaik yang diberikan tuhan, jalani yang telah ditakdirkan yang maha kuasa. (e)