BERITA UTAMA

Hujan Deras, Rumah Kayu Ditimpa Pohon

0
×

Hujan Deras, Rumah Kayu Ditimpa Pohon

Sebarkan artikel ini

PADANG, METRO – Hujan deras disertai angin kencang yang melanda Kota Padang mengakibatkan satu unit rumah ditimpa pohon tumbang di Jalan Penggalangan, RT 3 RW 3, Kelurahan Batang Arau, Kecamatan Padang Selatan, Sabtu malam (29/6) sekitar pukul 23.00 WIB. Beuntung, kejadian itu tidak menimbulkan korban jiwa.
Namun, tumbangnya pohon jati berdiamter 60 cm dan panjang 15 meter itu mengakibatkan rumah kayu yang ditimpa mengalami kerusakan ringan. Minggu pagi (30/6) petugas mulai melakukan membersihkan material pohon tumbang dari lokasi menggunakan mesin pemotong kayu (chainsaw).
Selain pohon tumbang menimpa rumah, hujan deras dan angin kencang juga membuat pohon tumbang menutupi akses jalan di tiga lokasi berbeda yaitu Jalan Bungus, Jalan Gereja dan Jalan Rimbo Tarok Kuranji. Saat ini, semua pohon yang tumbang sudah disingkirkan sehingga akses jalan kembali normal.
Kepala Seksi Kedaruratan BPBD Kota Padang, Sutan Hendra mengatakan, hujan deras disertai angin kencang yang melanda menyebabkan adanya kejadian empat pohon tumbang. Tumbangnya pohon tersebut disebabkan pohon yang sudah bermumur puluhan tahun dan juga tanah yang lunak terkena air hujan.
“Untuk mengevakuasi pohon tumbang membutuhkan waktu sekitar 1 jam di satu titik. Saat ini semuanya sudah kita bersihkan. Tidak ada korban ataupun kendaraan yang kena. Akses jalan yang semula terganggu, sudah kembali normal. Begitu juga dengan material pohon yang menimpa rumah sudah kita evakuasi,” kata Sutan Hendra.
Sutan menjelaskan pihaknya berusaha bergerak cepat melakukan pembersihan terhadap pohon tumbang yang menutupi badan jalan. Apalagi, akibat kejadian itu, akses jalan sama sekali tidak bisa dilalui kendaraan, sehingga kendaraan terpaksa berbalik arah dan mencari jalan alternatif lain.
“Malam kita sudah mulai bekerja membersihkan. Untuk yang pohon menimpa rumah kita kerjakan pagi. Material pohon yang menghambat jalan, mau tidak mau harus dievakuasi malam hari itu juga. Ada 10 personel diturunkan untuk mengevakuasi pohon,” ujarnya.
Sutan menambahkan, hasil analisa, penyebab pohon tumbang itu akibat hujan deras disertai angin kencang dan umur pohon yang sudah puluhan tahun. Sehingga sudah seharusnya dipangkas atau ditebang dan kemudian ditanam dengan pohon yang baru. Selain itu, ada juga faktor tanah yang memang tidak keras sehingga saat diguyur hujan melunak.
“Kalau banjir tidak ada kejadian. Tapi memang ada beberapa titik genangan air di permukiman warga yang disebabkan selokan dan got mulai penuh. Tapi, keesokan harinya kondisi sudah kembali normal, dan tidak ada lagi genangan air. Cepat surutnya,” ujarnya.
Sutan Hendra menjelaskan berdasarkan data yang diperoleh, beberapa hari ke depan Kota Padang cuaca masih sedikit ekstrem, dan diguyur hujan. Untuk itu, pihaknya menghimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada, terlebih yang berada di daerah rawan bencana.
“Ketika angin kencang, kita menghimbau masyarakat untuk tidak berada di bawah pohon atau memarkirkan kendaraannya di bawah pohon. Begitu juga dengan masyarakat yang berada di daerah rawan banjir dan longsor untuk tetap waspada,” pungkasmya. (r/rgr)