TANAHDATAR, METRO – Satu unit mobil minibus Toyota Kijang bernomor polisi BA 1986 MG terbakar Minggu (29/6) sekira pukul 02.00 WIB dini hari. Sontak, kebakaran menyebabkan warga di Jorong Minang Jaya, Nagari Minangkabau, Kecamatan Sungayang, heboh. Pemilik menduga ada yang membakar mobil miliknya.
Diketahui, mobil adalah milik korban Yulnefrianto (48), warga setempat. Peristiwa yang menghebohkan ini diketahui pertama kali oleh adik korban, Rita (40). Api mulai berkobar dari bagian kanan mobil. Ia bersama tetangga berusaha memadamkan api. Api dengan cepat menjilati bagian depan dan mesin mobil.
Tak lama berselang, tiga unit mobil pemadam kebakaran (damkar) Pemkab Tanahdatar datang memadamkan api. Walau api sudah padam, petugas unit pemadam tetap melakukan pendinginan, untuk memastikan api sudah mati. Karena, yang terbakar adalah mobil yang penuh dengan cairan yang mudah dijilat api.
Korban, Yulnefrianto merasa yakin mobil miliknya sengaja dibakar orang. Ungkapan keyakinannya disampaikan di group WA Nagari Minangkabau.
“Telah terjadi pembakaran mobil oleh orang tak dikenal tadi malam jam 02.00. Mobil milik saya sendiri, sekarang sudah ditangani pihak kepolisian (Polsek Sungayang),” kata Yulnefrianto. Dia mengaku mengalami kerugian Rp50 juta.
Dihubungi terpisah, Yulnefrianto yang merupakan ketua Badan Permusyawaratan Rakyat Nagari (BPRN) Minangkabau ini membenarkan tulisan WA itu. Dia menduga mobil itu sengaja dibakar. Pasalnya, yang terbakar awalnya bermula dari ban depan sebelah kanan, bukan dari mesin atau di dalam mobil. Namun, dia tidak ingin menduga-duga siapa yang membakarnya.
Saat ditanya apakah dia sedang bermasalah atau ada yang tidak senang padanya, Yulnefrianto tak menampik. Menurutnya, sebelumnya memang ada persoalan di Nagari Minangkabau. Tapi apakah terkait dengan jabatannya sebagai ketua BPRN, dia tidak tahu juga. “Kemarin kan ada demo di nagari. Meminta salah satu wali jorong diberhentikan. Tapi saya tak bisa memastikan hubungan dengan kejadian ini, biarlah polisi yang mengurus,” katanya.
Kasatreskrim Polres Tanahdatar AKP Edwin mengatakan, kasus terbakarnya mobil kijang ini sedang dalam penyelidikan. “Anggota kami dari Polsek Sungayang sedang menyelidiki peristiwa ini, untuk mengungkap penyebab pasti terbakarnya mobil tersebut,” kata Edwin.
Ditambahkannya, hasil penyelidikan akan diinformasikan lebih awal, pada masyarakat. Terbakarnya mobil itu, tambah Edwin, apakah ada unsur kelalaian atau unsur kesengajaan, akan bisa diketahui setelah dilakukan penyelidikan mendalam. “Saya minta masyarakat maupun korban, bersabar menunggu hasil penyelidikan,” ungkap Edwin.
Sementara Kapolres Tanahdatar AKBP Bayuaji Yudha Prajas SH ketika dikonfirmasi POSMETRO melalui WhatsApp tadi malam mengatakan, terbakarnya mobil tersebut adalah akibat korslet pada kelistrikan mobil. Bukan karena dibakar.
“Setelah dicek, penyebab terbakarnya mobil tersebut adalah akibat korsleting di elektikal (kelistrikan) mobil,” kata Kapolres. (ant)





