PADANG, METRO – Tiga kios semi permanen ludes terbakar di Simpang Lubukminturun, Jalan By Pass, Kecamatan Koto Tangah, Kamis dinihari (27/6) sekitar pukul 02.45 WIB. Api yang tak bisa dikendalikan, menghanguskan semua barang-barang dagangan di dalam kios hingga tak ada satupun yang bisa diselamatkan.
Beruntung dalam kejadian itu, tidak menimbulkan korban jiwa dan tidak menjalar ke permukiman warga. Namun, pemilik kios Sudiyanto (38), penjual klontong, Guswandi (40) penjual santan, dan Aris (32) yang merupakan penjual sayur, ditaksir mengalami kerugian materil hingga Rp200 juta.
Meskipun tidak menjalar ke permukiman, warga yang berada di sekitar kebakaran dibuat panik. Warga yang rumahnya paling dekat dengan kebakaran, sempat mengeluarkan barang-barang berharga dari dalam rumah, karena khawatir api yang membakar kios mengenai rumahnya.
Salah seorang warga Jupri (45) mengatakan ia mengetahui kebakaran setelah mendapatkan informasi dari pengendara yang kebetulan melintasi kios. Pengendara tersebut melihat ada kepulan asap di sebuah kedai atau kios. Saat itu juga ia mendatangi lokasi dan ternyata api sudah membesar.
“Ketika saya datang ke lokasi, api sudah membesar dan membakar kios yang lain. Saya kemudian membangunkan dan memberitahu warga yang berdekatan dengan lokasi. Setelah itu memberitahukan kepada pemadam kebakaran dan pihak kepolisian,” ungkap Jupri.
Menunggu pemadam kebakaran datang, warga bahu-membahu memadankan api dengan menyiramkan air yang diangkut pakai ember dan gayung. Tak lama berselang, sebanyak tiga unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi dan langsung menyemprotkan air hingga api bisa dipadamkan.
Kabid Operasinal Dinas Pemadam Kebakaran Basril mengatakan untuk memadamkan api, pihaknya menghabiskan waktu lebih satu jam. Hal itu disebabkan, material bangunan yang sebagin besar dari kayu sehingga api dengan cepat membesar menghanguskan bangunan berikut isinya.
“Kita tidak hanya melakukan penyiraman ke tiga bangunan yang terbakar. Kita juga melakukan penyiraman melokalisir api agar tidak menjalar ke bangunan lainnya. Yang terbakar informasinya kios untuk berjualan. Saat melakukan pemadaman tidak ada kendala,” kata Basril.
Sementara itu, Kapolsek Koto Tangah Kompol Joni Darmawan mengatakan ketika mendapatkan informasi adanya kebakaran, ia langsung memerintahkan anggota untuk ke lokasi. Setiba di lokasi, pihaknya membantu mengamankan lokasi agar pemadanan tidak terganggu sehingga lebih cepat.
“Kita menghalau warga yang berusaha mendekat, karena dapat mengganggu. Setelah dipadamkan, kita memasang garis polisi dan memintai keterangan saksi-saksi. Sejauh ini, kita belum bisa memastikan penyebab kebakaran, dan masih dalam penyelidikan. Korban jiwa tidak ada dan hanya kerugian materil,” pungkasnya. (r)





