SAWAHLUNTO, METRO – Kapten Infantri Muryanto menjadi Ketua Komite Olah Raga Nasional Indonesia (KONI) Sawahlunto periode 2019 – 2023. Setelah unggul 21 suara dari pesaingnya Hasjonny yang memperolah 10 suara.
Hal itu berdasarkan Hasil dari sidang Musyawarah Olah Raga Kota Luar Biasa (Musyorkotlub) dari 31 perwakilan hak suara Cabang Olah Raga (Cabor) yang hadir di Hall PTBA, Rabu (26/6).
“Kita tetapkan pemenangnya adalah Bapak Muryanto yang mendapatkan 21 suara, dan bapak Hasjonny mendapat suara 10, Karena itu kita tetapkan Muryanto sebagai ketua terpilih dalam Musyorkotlub Sawahlunto,” kata Pimpinan sidang Musyorkotlub, Afdal setelah pemilihan suara usai.
“Selanjutnya dalam kita akan menyusun kepengurusan yang membutuhkan dua orang untuk menemani Ketua terpilih dalam melaksanakan tugasnya dan diberikan waktu dua hari untuk memilih,” katanya lagi.
Ketua KONI Sumbar, Syaiful yang hadir saat itu mengungkapkan, pergantian Ketua KONI sekarang tidak merupakan akibat senang tidak senang, namun memang ketua KONI sebelumnya (Syafril) terkendala masalah kesehatan.
“Ini perlu digaris besar untuk persepsi masyarakat agar tidak ada kekeliruan, sebelum surat itu datang (surat dari 25 Cabor di Sumbar) Bapak Syafrial juga telah memberitahukan tidak bisa melanjutkan jabatannya karena berbagai kendala,” ungkap Syaiful.
Dia juga memberikan apresiasi pada ketua KONI sebelumnya karena hadir dan telah ikut mensukseskan Musyorkotlub Sawahlunto ini dan bisa dijadikan peecontohan jiwa sportifitas.
Sementara, Ketua DPRD Sawahlunto, Adi Ikhtibar mengharapkan pada Ketua KONI terpilih agar dapat terus mempersatukan olah raga Sawahlunto kedepan, karena dengan olah raga daerah juga bisa terkenal.
Di samping itu, Adi juga mengatakan, yakin bahwa pergantian Ketua KONI ini bukan karena kepentingan namun memang keterbatasan beliau untuk tidak melanjutkan jabatan.
“Saya juga udah mendengar informasi 4 atau 5 bulan lalu bahwa ketua KONI akan mengundurkan diri, sebagai bukti sekarang dia juga hadir dihadapan kita semua dalam mensukseskan Musyorkotlub ini,” katanya.
Saat membuka agenda, Wako Sawahlunto Deri Asta mengatakan apresiai pada ketua KONI sebelumnya yang masih aktif dan hadir saat ini hingga tidak meninggalkan KONI di tengah jalan.
“Ini merupakan jiwa sportifitas yang luar bisa oleh bapak Syafril dan patut dicontoh, karena memang jiwa olah raga dapat meningkatkan sportifitas kita,” kata wako.
Deri melanjutkan, KONI-pun sekarang sudah melaksankan sistem demokrasi tidak aklamasi lagi seperti periode sebelumnya dan hasil ini juga tentu tidak akan memuaskan semua pihak.
”Dan kedepannya saya harap KONI tetap dengan tugas utamanya yaitu membantu mengembang visi misi pemerintah Kota dalam membangun Sawahlunto yang lebih baik kedepan terutama dibidang olah raga,” ujar wako. (zek)





