TANAHDATAR, METRO – Guna mengurangi atau menghilangkan berita negatif palsu atau hoax bagi generasi muda atau yang memiliki jiwa muda, Kementerian Komunikasi dan Informasi Republik Indonesia (Kominfo RI) berkomunikasi dengan Pemerintah Kabupaten Tanah Datar menggelar diskusi publik, Kamis (27/6) di hotel Emersia Batusangkar.
Bupati Tanah Datar diwakili Staf Ahli Bupati Nuryedisman menyampaikan, tipuan memiliki berita berita palsu yang lebih banyak menimbulkan dampak negatif.
“Hoax merupakan informasi yang direkayasa dari informasi yang sebenarnya memutarbalikkan fakta, sehingga tidak dapat membuktikan kebenarannya. Dan di zaman sekarang dengan kemajuan teknologi yang sudah berbasis internet, tipuan sangat mudah didistribusikan di tengah masyarakat,” sampainya.
Perkembangan teknologi mau tak mau harus disikapi dan diikuti perkembangan oleh pemerintah dan untuk kebohongan ini, Pemkab memiliki media resmi seperti situs web, facebook, instagram, tweeter, bahkan radio Luhak Nan Tuo dan Videotron yang membantu informasi yang disampaikan lebih bisa dipertanyakan.
Nuryedisman juga mengingatkan masyarakat harus selektif dalam menerima informasi dan menerima melalui media sosial, karena sesuai dengan Undang-Undang Informasi Transaksi Elektronik (ITE) nomor 11 Tahun 2008 yang telah dirubah menjadi Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016.
Sebelumnya Nurlaili Plt. Direktur Pengelolaan Media Dirjen Informasi Komunikasi Kementerian Kominfo RI menyampaikan apresiasi dan penghargaan atas undangan yang hadir atas antusiasme dan mengundang dalam forum diskusi publik.
Yang perlu menjadi acuan, kata Nurleli, saring dahulu sebelum di sharing. “Saring dulu, yaitu verifikasi kebenaran berita atau informasi, baru di sharing atau disebarkan, sehingga kita jauh dari tantangan hoax dan diproses dengan Undang-undang ITE,” pesannya.
Selepas acara resmi, kegiatan dengan peserta Satgas, wartawan, mahasiwa, organisasi masyarakat, organisasi pemuda didukung dengan diskusi publik dengan narasumber Siti Meiningsih Widyaiswara Ahli Utama LIPI dengan materi Mengenali Hoax dan menangkalnya, Abrar Kadis Kominfo Tanah Datar Rubenst Manuputty Pakar Media Sosial Drone Emprit dengan materi Analisis Media Sosial dan Pelatihan Produksi Konten Positif. (rel/ant)





