PARIAMAN, METRO – Sebanyak 213 orang yang terdiri dari kader Pekerja Sosial Masyarakat (PSM), Operator desa dan Pendamping/fasilitator 71 desa/kelurahan se-Kota Pariaman, kemarin, melakukan input data masyarakat.
Imput data dilakukan sehubungan dengan kegiatan finalisasi verifikasi dan validasi basis data terpadu (BDT) tahun 2019 tingkat Kota Pariaman. Kegiatan dilaksanakan selama dua hari.
Ketua Tim Verifikasi, Elidawati, yang juga merupakan Sekretaris Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan anak dan keluarga berencana menuturkan kegiatan ini untuk memperoleh data keluarga miskin dan orang tidak mampu yang dilakukan secara valid, tepat sasaran dan mutakhir.
“Hal ini juga merupakan sebuah bentuk evaluasi terhadap data-data keluarga miskin tentang layak atau tidaknya dan yang terlantar yang sebelumnya telah dilakukan penindakan berupa pemberian bantuan.
Maka, jelas Elidawati, yang telah kita bantu tidak lagi dimasukkan dalam data tersebut apabila yang bersangkutan telah meningkat taraf hidupnya atau telah dilakukan penindakan.
Sedangkan tujuan lainnya adalah memeriksa keberadaan masyarakat miskin dan tidak mampu, memeriksa ke-akuratan dan kelengkapan data, memperbaiki dan melengkapi data tersebut dan menerima usulan data baru untuk selanjutnya dimasukkan ke dalam BDT (Basis Data Terpadu).
Saat ini, seluruh data pengentasan kemiskinan dan data masalah sosial kemasyarakatan di Kota Pariaman berada di Dinas Sosial Kota Pariaman, dan akan kita lakukan pengentasan dan penindakannya melalui program layanan kesejahteraan sosial dengan koordinasi dengan instansi terkait untuk kegiatannya.
“Data akurat dan mutakhir, termasuk data calon penerima program perlindungan sosial, akan menjamin program tersebut dapat dilakukan dengan baik dan tepat sasaran,” imbuh Elidawati
Untuk tahun 2019 data harus diverifikasi dan divalidasi secara berkala paling sedikit dua kali dalam setahun yaitu periode Januari-Juni dan Juli hingga Desember.(efa)





