PADANG, METRO – Kepala Dinas Pertanian Padang, Syaiful Bahri mengatakan, Kota Padang mengikuti semua lomba yang digelar dalam kegiatan Livestock Expo dan Kontes Ternak 2019 pada 26-28 Juni di Aiapacah, dekat Balai Kota Padang. Ia menargetkan, Kota Padang bisa mendapatkan hasil terbaik dalam kegiatan tersebut.
“Semua lomba kita ikuti, ada untuk sapi Bali, sapi Simmental, ayam kokok balenggek. Untuk kategori ayam kokok balenggek ini, tahun lalu kita juara,” ujar Syaiful, Selasa (25/6)
Sebagai tuan rumah terang Syaiful, Kota Padang menyiapkan berbagai keperluan dalam kegiatan ini. Seperti, transportasi, penataan transportasi oleh Dinas Perhubungan, dan keamanan dari kepolisian, Dandim dan Satpol PP.
“Kita juga menyiapkan listrik dari PLN. Kita juga menyediakan kesenian berupa saluang Pauah dan kesenian dari SMKI,” tukasnya.
Syaiful mengungkapkan, Livestock Expo dan Kontes Ternak ini bagi Pemko Padang sebagai ajang pemanasan atau pra Pekan Nasional Kontak Tani Nelayan Andalan (Penas KTNA) XVI pada 2020 mendatang. Dimana saat itu Kota Padang menjadi tuan rumahnya.
“Dengan adanya kegiatan Livestock Expo dan Kontes Ternak ini, kita bisa tahu kendala yang dihadapi di lapangan nantinya. Sehingga pada Penas KTNA nanti tidak ditemukan kendala lagi,” ucapnya.
Wali Kota Padang, Mahyeldi Ansharullah berharap, dengan adanya kegiatan Livestock Expo dan Kontes Ternak 2019 jadi ajang peningkatan pengetahuan dan wawasan bagi para peternak dan warga. Salah satunya dalam upaya peningkatan produksi daging di Kota Padang.
Saat ini terang Mahyeldi, peternak di Kota Padang belum bisa memenuhi kebutuhan daging sapi di Kota Padang. Daging sapi di Kota Padang masih di didatangkan dari luar daerah, seperti Lampung dan daerah lainnya. Padahal kebutuhan daging di Kota Padang cukup tinggi.
“Kita berharap ke depan, produksi daging Kota Padang bisa meningkat. Sebab di Padang banyak pangsa pasar seperti untuk memenuhi kebutuhan hotel dan mall,” ujar Mahyeldi, Selasa (25/6).
Dalam kegiatan Livestock Expo dan Kontes Ternak ini, beragam kegiatan dilaksanakan. Seperti, kontes ternak dari para peternak se-Sumbar. Diantaranya yang dilombakan untuk anak Simmental, induk Simmental dan kambing. Kemudian, juga ada stan promosi dari pemkab/pemko terkait peternakan dan keswan.
Kemudian, ada juga stan dari UPT pusat seperti BPTU Padang Mangatas, Balai Veteriner Bukittinggi dan BPTP Sukarami Solok. Selanjutnya, ada stan untuk mitra-mitra yaitu Japfa Comfeed, Bank Mandiri, BRI dan Bank Nagari. Stan-stan ini dilombakan.
Kegiatan lainnya yaitu, asah terampil untuk kelompok peternak se-Sumbar, cerdas tangkas yang mana pesertanya dari petugas teknis kabupaten/kota. Kemudian, ada juga lomba ayam kukuak balenggek dengan kategorinya adalah, landik, book dan istimewa.
Selanjutnya, ada juga lomba busana baju kurung basiba dan lomba senam Maumere. Sedangkan lomba yang diadakan oleh mitra yaitu membuat bekal anak untuk sekolah dari bahan-bahan yang bersumber dari peternakan seperti daging ayam, telur dan lainnya.
Pada acara puncak pada Jumat (28/6), akan diumumkan untuk penilaian kelompok berprestasi dan petugas berprestasi. Petugas yang dinilai tersebut yaitu inseminator dan pemeriksaan kebuntingan. (uki)





