BUKITTINGGI, METRO – Wali Kota Bukittinggi Ramlan Nurmatias membuka Open Turnamen Tenis Meja Jam Gadang Cup tahun 2019. Pertandingan yang direncanakan diikuti atlet dari Sumbar Riau Sumut Jambi dan Bengkulu itu berlangsung di Sport Atas Ngarai Bukittinggi.
Sekretaris Komite Olah Raga Nasional Indonesia (KONI) Kota Bukittinggi Muhammad Hidayat menyebutkan, tenis meja merupakan olah raga yang sangat memasyarakat di Bukittinggi. Pada Porprof 2018, tenis meja masuk 3 besar di cabang olah raga yang meraih prestasi. KONI Bukittinggi berterima kasih kepada Pemko Bukittinggi karena pelaksanaan acara ini mendapat bantuan Rp12.750.000.
Selanjutnya, Koni mengharapkan peserta dapat sportif dalam berolah raga dan mencapai prestasi. Tujuan kita berkumpul adalah untuk silaturahmi, untuk berolah raga dan menyehatkan badan sekaligus mencapai prestasi. Persaudaraan yang terjalin semoga erat dan dilanjutkan di seluruh negeri. Mari berolah raga secara sportif dan semangat
Wali Kota Ramlan Nurmatias dalam sambutannya berharap kegiatan seperti ini dapat lebih besar gaungnya. Apalagi bibit atlit tenis meja dari Bukittinggi dan Sumbar cukup banyak. Kedepan kita berupaya tenis meja kita dapat lebih berbicara di tingkat nasional.
Untuk mendukung hal itu, pemko Bukittinggi berencana membangun Sport Center yang lebih megah dan besar. Sehingga segala cabang olah raga dapat ditampung di sana.
Kegiatan open tournament tenis meja ini menurut Ramlan sangat bermanfaat. Apalagi diikuti atlit dari luar Bukittinggi. Selain menjalin silaturahmi juga memberi kesempatan meningkatkan motivasi atlit kita yang lebih muda dan menambah ilmu. Sehingga cabang tenis meja dapat lebih berkembang.
Sementara itu Ketua Panitia Im Dt Batuah Nan Sati mengatakan, open tournament berlangsung dua hari. Dimulai pada Sabtu (22/6) dan berakhir pada esoknya Minggu (23/6) di Sport Hall Bukittinggi. Open Tournamen Tenis Meja Jam Gadang Cup tahun 2019 itu diikuti atlit dari Sumbar Riau Sumut Jambi dan Bengkulu. Akan mempertandingkan dua kelompok. Kelompok umur < 40 tahun (umum) dan kelompok umur > 40 tahun (khusus). Pertandingan ini memperebutkan Piala tetap walikota Bukittinggi dan Tabanas. (u)





