PADANG, METRO – Jelang laga menghadapi Perseru Badak Lampung, yang akan berlangsung di Stadion H Agus Salim Kota Padang, Jumat besok (19/6), skuad Kabau Sirah saat ini tengah menggeber stamina pemain guna menampilkan permainan yang apik pada laga esok. Dengan target poin penuh, tim besutan Syafrianto Rusli ini enggan meremehkan kekuatan Perseru Badak Lampung. Sebab progres terlihat dari pemain BLFC saat ini tengah meningkat, yang saat ini sudah mampu mengemas tiga poin dari tiga laga yang di jalaninya.
Pelatih Kepala Semen Padang FC, Syafrianto Rusli mengatakan hal yang mesti diwaspadainya ialah strategi serangan balik okeh BLFC yang sangat berbahaya, untuk itu ia berharap punggawanya bisa tetap fokus dan mampu mengantisipasi hal tersebut.
“Kita lihat counter attacknya sejauh ini bagus, dengan memanfaatkan itu mereka juga bisa bermain compact defense dengan baik, itu mesti kita waspadai,” ujarnya, Rabu (19/6).
“Ada anak kita di sana, (Abdurahman Lestaluhu), tentu ia akan dimanfaatkan untuk menguasai sisi sayap, dan kita juga akan antisipasi itu agar tidak terjadi,” ujar Syafrianto.
Kewaspadaan Semen Padang atas Abdurahman Lestaluhu cukup beralasan, sebab pada pertandingan sebelumnya, ia mampu membawa BLFC menang saat tandang ke Kalteng Putra beberapa waktu lalu dan mancatatkan namanya di papan skor.
“Kita lihat ia di sana menjadi pemain pilar, selain ia, tentu kita juga tetap mewaspadai pemain BLFC lainnya,” kata Syafrianto.
Meskipun Abdurahman Lestaluhu statusnya di BLFC sebagai pemain pinjaman, Syafrianto mengatakan dalam klausul perjanjian antara BLFC tidak ada perjanjian mengenai ia harus absen saat menghadapi tim pemiliknya.
“Meskipun ia sebagai pemain pinjaman, kita akan sama-sama profesional membela tim yang saat ini bersamanya,” ujar Syafrianto.
Ditunda
Sebelum, BL FC menghadapi laga tandang ke GOR H Agus Salim, BL FC dijadwalkan akal menghadapi PSIS Semarang. Namun, laga usai lebaran ditunda PT Liga Indonesia Baru (LIB).
Pelatih PSIS Semarang, Jafri Sastra mengatakan, penundaan jadwal kompetisi Liga 1 2019 sudah merupakan hal biasa di sepak bola tanah air.
PSIS Semarang dijadwalkan akan menghadapi Perseru Badak Lampung FC pada laga pekan keempat akhir pekan ini, Minggu (16/6).
Namun, PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (PT.LIB) sebagai operator kompetisi sepakat menunda jadwal kompetisi karena timnas Indonesia harus menjalani dua laga uji internasional.
Walhasil, PSIS Semarang pun langsung mencari solusi lain terkait penundaan jadwal ini dan mengalihkan fokusnya menghadapi Bali United, Sabtu (22/6).
Dikutip BolaSport.com , menurut Jafri Sastra penundaan kompetisi semacam itu di sepak bola tanah air adalah biasa.
Penundaan jadwal Liga 1 2019 pekan keempat PSIS menghadapi Perseru Badak Lampung FC memang sedikit merugikan bagi pelatih berusia 54 tahun tersebut.
Sebab, PSIS sempat menunjukkan performa positif tatkala berhasil menahan imbang Persebaya 1-1 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Kamis (30/5/19).
“Saya pikir ini hal yang biasa klub dapat hal-hal seperti ini. Sekarang kami fokus sama melawan Bali United. Memang itu jadwal yang kami dapatkan,” ujar Jafri. (heu)





