METRO PADANG

Fondasi Tugu Merpati Perdamaian Diperbaiki, Talut Dipasang untuk Halangi Ombak

0
×

Fondasi Tugu Merpati Perdamaian Diperbaiki, Talut Dipasang untuk Halangi Ombak

Sebarkan artikel ini

MUARO LASAK, METRO – Fondasi lantai Tugu Merpati Perdamaian dilamuk ombak. Akibatnya, lantai tugu yang mengarah ke laut rusak.
Senin (17/6), lantai tugu yang langsung berbatasan dengan laut terlihat sudah digali karena rusak akibat ombak. Sejumlah pekerja sedang terlihat beristirahat, setelah melakukan penggalian. Di sisi lain, di sana juga ada karung-karung berisi pasir.
“Kami hanya kerja. Yang mengurus Dinas PU di Ujung Gurun,” kata salah seorang pekerja tersebut, ketika dijumpai POSMETRO.
Tak hanya di sekitar Tugu Merpati Perdamaian, kerusakan akibat ombak terlihat memanjang di bibir pantai di sekitar lokasi. Kepala Dinas PUPR Kota Padang melalui Kabid SDA, Fadel mengatakan, pihaknya sedang melakukan perbaikan. Untuk penanganan sementara, Dinas PUPR Padang membuat susunan batu (talut) untuk menghalangi gempuran ombak mengenai tiang fondasi.
“Kita sedang pasang talut. Cara ini untuk sementara sangat efektif menghalangi air,” sebut Fadel. Namun, untuk langkah permanen, pembangunan akan dilanjutkan oleh Balai Sungai Sumatera.
Sebelumnya, kata Fadel, BPBD Padang telah meletakkan karung karung berisi pasir untuk mengatasi gempuran. Senin pagi (17/6) pagi, petugas BPBD Kota Padang bersama Dinas PUPR, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata serta dibantu unsur kecamatan dan kelurahan melakukan beberapa langkah perbaikan penyelamatan dan pengamanan monumen sementara.
“Saat ini kita berkoordinasi dengan Dinas PUPR melakukan pengisian pasir ke dalam karung untuk menahan ombak sementara. Tujuannya untuk menahan arus ombak, agar Dinas PUPR tidak terganggu ketika membangun fondasi yang sempat rusak,” sebut Kepala Seksi Kedaruratan BPBD Sutan Hendra kepada wartawan.
Untuk kondisi sekitar fondasi area Monumen Merpati Perdamaian katanya, fondasinya sudah rusak tergerus ombak lebih kurang lebarnya 40 meter.
“Kalau dibiarkan bisa membahayakan bangunan di area taman dan pengunjung yang berkunjung ke sini. Untuk pembangunan jangka panjangnya sedang dibahas bersama Dinas PUPR, insya Allah dalam waktu dekat sudah kita buat perencanaannya,” tuturnya.
Ia juga menyebutkan, selain di kawasan pinggir Pantai Muaro Lasak pihaknya belum mendapati laporan masyarakat terkait adanya lokasi lainnya terdampak hal yang sama.
Terpisah, tak lama setelah itu Camat Padang Barat Eri Sendjaya juga meninjau ke lokasi area Taman Monumen Merpati Perdamaian Muaro Lasak. Dalam kesempatan itu terlihat Danlantamal II Padang beserta jajaran.
Danlantamal II Padang, Laksamana Pertama TNI Agus Sulaeman, didampingi Wakil Komandan Lantamal II Kolonel Marinir Wurjanto. M.Han menyampaikan, dalam waktu dekat pihaknya mengadakan rapat koordinasi (rakor) terkait penanganan beberapa titik lokasi yang terdampak kerusakan akibat abrasi pantai khususnya di kawasan Monumen Merpati Perdamaian.
“Seterusnya kita juga akan melakukan pendataan kerusakan dan tindak lanjut untuk pemeliharaan lokasi. Kita tentu berterima kasih kepada Pemko Padang, atas langkah cepat yang dilakukan seperti memasang penahan ombak di sekitar pembatas monumen,” imbuh Danlantamal II Padang.
Seperti diketahui, Monumen Merpati Perdamaian adalah sebuah monumen yang diresmikan oleh Presiden Joko Widodo pada tanggal 12 April 2016 berada di Taman Muaro Lasak Kota Padang. Peresmian monumen ini merupakan bagian dari latihan maritim berbagai negara yang digagas TNI Angkatan Laut yang lebih populer disebut Multilateral Naval Exercise Komodo 2016. Monumen Merpati Perdamaian ini menjulang setinggi delapan meter. Dengan keindahan dan keunikan monumen tersebut, setelah diresmikan lokasi dimana monumen itu berdiri menjadi ramai dikunjungi masyarakat dan pengunjung sehingga menjadi destinasi wisata baru. (tin/ped)