BERITA UTAMA

Rumah Karyawan BRI Hangus

0
×

Rumah Karyawan BRI Hangus

Sebarkan artikel ini

PADANG, METRO – Ditinggal pemiliknya yang pergi bekerja, satu unit rumah di RT 01 RW 1 Kayu Kalek, Kelurahan Padang Sarai, Kecamatan Kototangah, Kota Padang, Kamis (13/6) pagi mendadak terbakar.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dan satu mini bus merek Suzuki Ertiga bernomor polisi BA 17XX BD yang terparkir dekat rumah berhasil diselamatkan oleh petugas dan warga setempat.
Kebakaran terjadi pada pukul 08.30 WIB. Sementara itu armada dari Dinas Pemadam kebakaran (Damkar) Kota Padang datang ke tempat kejadian perkara (TKP) sekitar pukul 09.30 WIB.
“Kami melihat ada mobil masih di dalam, dan kami mendorongnya bersama-sama. Agar dapat keluar dari rumah, dan bisa diselamatkan,” kata Fardi (23), seorang warga setempat.
Ditambahkannya, pemilik rumah memang sedang tidak ada, karena sudah pergi bekerja.
“Mobil pemadam lainnya datang setelah beberapa menit kemudian kurang lebih 30 menit,” kata Fandi.
Selanjutnya, kata Fandi, kobaran api begitu cepatnya membesar dan melahap rumah yang terbakar. Berdasarkan pantauan di lokasi, tampak sejumlah warga berbondong-bondong terus datang ke TKP untuk melihat kejadian dari jarak yang dekat. Warga setempat ikut serta melakukan pemadaman dengan peralatan dan apa adanya lebih dulu.
“Akibat kejadian ini, dua rumah di samping kiri dan kanan juga ikut terbakar. Rumah yang ada di sebelah kiri ikut terbakar bagian atap dan bagian belakang, sedangkan rumah sebelah kanan terbakar bagian dindingnya,”pungkasnya.
Junaidi (53), pemilik rumah mengatakan, rumahnya ditinggal bekerja, dan saat terjadinya kebakaran rumah dalam keadaan kosong.
“Tidak ada yang terselamatkan, kecuali mobil saya. Dan, mobil itu pun diselamatkan oleh warga, tapi saya tidak tahu sama sekali,” katanya.
Awal dia mengetahui rumahnya terbakar dari tetangga yang menelepon ke Istrinya. “Untuk telatnya pemadam itu mungkin ada kesalahan teknis. Namun, jika cepat petugas damkar bergerak mungkin banyak barang-barang yang bisa diselamatkan,” ujarnya.
Ia juga menjelaskan tinggal hanya berdua dengan istrinya. Dia bekerja dan istrinya juga bekerja, sehingga rumah tinggal dalam keadaan kosong.
“Saya kerja di BRI, dan ke dapannya saya akan merehab kembali rumah ini. Untuk sementara saya akan tinggal di tempat lain. Kami berharap ada bantuan agar dapat kembali menghuni rumah ini,” pungkasnya.
Kabid Ops Damkar Kota Padang, Basril mengatakan, Untuk laporan terjadinya kebakran pukul 08.30 WIB, dan pemadaman dapat dilakukan selama satu jam.
“Awalnya kita kirimkan armada yang di Pos Kecamatan Kotoyangah, dekat Kantor Camat. Dari kantor Mako pusat kita kirimkan juga armada, dan dalam kejadian ini tidak ada korban jiwa karena tidak ada pemilik rumah saat terjadi kebakarannya,” katanya.
Ia mengatakan, untuk penyelidikan lebih lanjut penyebab terjadinya kebakaran ia serahkan kepada pihak berwajib yaitu Kepolisian.
“Tadi, juga pemadaman api dibantu oleh masyarakat yang bahu membahu untuk memadamkan api,” ujarnya.
Ia mengingatkan kepada masyarakat bahwa saat meninggalkan rumah siapkan air di rumah entah itu di dalam bak mandi atau lain. Sehingga pada saat terjadinya kebakaran tidak panik dan bisa melakukan pemadaman secara dengan alat seadanya.
“Karena api itu berasal dari kecil, jadi saat api masih kecil dan sebelum pemadam kebakaran datang, kita dapat mengantisipasi agar api tidak membesar,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa tim pemadam kebakaran selalu siap selama 24 jam, dan jika terjadi kebakaran agar cepat melaporkannya kepada pemadam kebakaran.
“Kesulitannya dalam melakukan pemadaman adalah terkendala sulitnya sumber air, dan pada hari ini kami menurunkan enam armada agar dapat menjinakkan api,” tuturnya. (r)