AGAM/BUKITTINGGIMETRO SUMBAR

Tak Naikkan Harga, Pengusaha Rumah Makanan Diapresiasi

0
×

Tak Naikkan Harga, Pengusaha Rumah Makanan Diapresiasi

Sebarkan artikel ini

AGAM, METRO – Bupati Agam Indra Catri mengapresiasikan para pedagang makanan dan pengusaha restoran yang tidak menaikkan tarif harga makanan secara tidak wajar di momen Hari Raya Idul Fitri, baik di luar maupun di kawasan destinasi wisata Kabupaten Agam.
Hal ini disampaikan Bupati Agam Indra Catri melalui siaran pers yang disampaikan Kabag Humas Agam Tommy TRD, Selasa (11/6).
“Ada kekhawatiran pedagang memanfaatkan momen Lebaran dengan menaikan harga secara sporadis, namun Alhamdulillah tidak terjadi. Terimakasih yang sebesar-besarnya kepada pedagang di Agam yang sudah menjaga marwah Kabupaten Agam sebagai daerah yang layak dan nyaman dikunjungi,” kata Indra.
Kedua, hal tersebut tak terlepas peran serta edukasi dan motivasi dari pemerintah kecamatan, nagari, pemuka masyarakat dan pengelola objek wisata itu sendiri.
“Tapi jangan salah, itu semua bukan karena kehebatan kita juga, tapi pedaganglah yang mampu mengendalikan dirinya untuk tidak memanfaatkan momentum Lebaran dengan menaikkan memasang tarif makanan seenaknya,” sebut Indra Catri.
Sebelumnya, bupati dua periode ini sangat mengkhawatirkan timbulnya kenaikan harga jualan pedagang kuliner secara tidak wajar di sejumlah objek wisata.
“Jika itu terjadi kasihan konsumen, mereka pasti kapok datang kembali tempat wisata kita,” ujar Bupati.
Bupati kembali meminta, timbulkan rasa kesan tersendiri bagi wisatawan untuk kembali berkunjung. Kesan bahwa kuliner di Agam dikenal murah, meriah dan lezat.
“Kuliner dan oleh -oleh spesifik jika murah pasti diborong. Biar sedikit tapi rutin, daripada banyak tapi sekali,” sebut Bupati.
Mengakhiri amanatnya, Indra Catri mengimbau, seluruh masyarakat untuk bersama menyerukan Ayo ke Agam. Momen Idul Fitri merupakan salah satu momen yang membuat masyarakat berburu kuliner di sela kegiatan wisata yang dilakukan, ini juga terutama mengingat bahwa Kabupaten Agam merupakan salah satu destinasi kuliner di Sumbar.
Sebelumnya, Bupati juga telah mengimbau agar para pedagang makanan dan restoran menjaga marwah daerah untuk tidak mematok harga makanan tidak wajar khususnya lokasi destinasi wisata. Mengingat momen Lebaran merupakan salah satu momen yang membuat masyarakat berburu kuliner dan oleh-oleh di sela kegiatan wisata yang dilakukan.
“Selain beragam destinasi kuliner di Sumbar, destinasi wisata di Agam menawarkan paket terlengkap untuk mengisi waktu liburan bersama keluarga. Sangat lengkap, mulai dari view keindahan alam dan budayanya. Hal itu membuat destinasi wisata di Agam selalu ramai dengan pengunjung setiap musim libur tiba, khususnya ketika Lebaran,” ujar Indra.
Sejumlah destinasi wisata Agam yang ramai dikunjungi warga mengisi waktu libur Lebaran 2019 yakni Pantai Pasie Tiku, Pantai Banda Mutiara di Kecamatan Tanjung Mutiara, Muko-muko, Linggai di Kecamatan Tanjung Raya, Ambun Pagi, Ambun Tanai, Lawang Park dan Puncak Lawang di Kecamatan Matur, Hulu Banda dan Lubas Wisata di Kecamatan Lubuk Basung, dan Janjang 1000 Koto Gadang IV Koto.
Di beberapa Objek wisata, para pedagang makanan dan minuman rata-rata menyebutkan, harga diluar maupun di dalam objek wisata sama saja, baik lebaran maupun hari biasa.
“Kami tak akan menaikan harga, kecuali jika harga bahan pembuat makanan tersebut naik,” ujar Sujiwo pedagang bakso di Pantai Pasie Tiku. (pry)

Baca Juga  Wako: Warga Dukung Pesta Demokrasi