Timnas Spanyol meraih poin penuh saat menjamu Swedia. Diwarnai dua penalti, La Furia Roja menang tiga gol tanpa balas.
Pada lanjutan Kualifikasi Piala Eropa 2020 Grup F yang dihelat di Santiago Bernabeu, Selasa (11/6) dini hari WIB, Spanyol menurunkan tim terbaiknya dengan trio Rodrigo Moreno, Marco Asensio, dan Isco di lini serang.
Tampil dominan sejak menit awal, Spanyol kesulitan membongkar pertahanan Swedia. Kecemerlangan Robin Olsen di bawah mistar Swedia jadi alasan Spanyol kesulitan mencetak gol.
Padahal Spanyol punya 24 attempts dengan tujuh on target, sementara Swedia cuma diberi kesempatan sekali percobaan dari total empat. Babak pertama berakhir imbang tanpa gol.
Masuk di babak kedua, Spanyol makin gencar menekan pertahanan Swedia. Hasilnya kebuntuan pecah pada menit ke-64 setelah Spanyol dihadiahi penalti karena handball Sebastian Larsson saat menghalau crossing Asensio.
Sergio Ramos yang maju sebagai eksekutor sukses mengecoh Olsen dan membuat Spanyol unggul 1-0. Gol itu membuat Spanyol kian bernafsu menyerang pertahanan Swedia.
Penalti kembali didapat Spanyol pada menit ke-84 usai Alvaro Morata yang berlari ke kotak penalti dilanggar Mikel Lustig. Morata sendiri jadi penendang 12 pas dan membuat skor berubah jadi 2-0.
Kemenangan Spanyol dimantapkan gol Pablo Oyarzabal pada menit ke-87. Fabian Ruiz mengoper bola kepada Oyarzabal dan diteruskan lewat sepakan melengkung kaki kiri yang menjebol pojok bawah gawang Olsen.
Skor 3-0 jadi penutup laga ini dan Spanyol kukuh di puncak klasemen dengan 12 poin dari empat laga, unggul lima angka dari Swedia dan Rumania di posisi kedua serta ketiga.
Meski menang 3-0, namun kemenangan Spanyol atas Swedia dinilai tak gampang. Kendati demikian, hasil bagus yang digapai La Furia Roja itu disebut direncanakan.
Spanyol baru bisa memecah kebuntuan lewat titik putih pada menit ke-64. Setelah itu, gol Alvaro Morata juga dari titik penalti hadir pada menit ke-85. Gol dari Mikel Oyarzaba pada menit ke-87 menjadi yang terakhir.
Asisten pelatih Spanyol, Roberto Moreno, mengungkapkan kegembiraannya atas hasil itu, yang membuat Spanyol masih sempurna di Kualifikasi Piala Eropa 2020. Mereka ada di posisi pertama klasemen dengan raihan 12 poin dari 4 pertandingan.
”Semuanya berjalan seperti yang kami inginkan. Dengan dua penalti, kami menempatkan laga dalam trek, lalu hadir gol dari Oyarzabal yang membuat saya senang,” kata Moreno.
Kepa Arrizabalaga dipilih menjadi starter dalam laga itu. Staf pelatih Spanyol menepikan David De Gea yang sebelumnya menjadi langganan penjaga bawah mistar Spanyol.
”Kepa datang dari situasi positif dengan final Liga Europa dan kami ingin mengambil keuntungan dari hal itu. Tak ada yang lain,” kata Moreno. (*/ren)





