PADANG, METRO – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Sumbar memperbaiki sejumlah ruas jalan. Upaya tersebut dilakukan untuk memberikan kenyamanan bagi masyarakat, khususnya menjelang arus mudik dan balik lebaran nanti.
Kepala Dinas PUPR Sumbar, Fathol Bari mengatakan, ada sejumlah ruas jalan di wilayah Sumbar yang menjadi perhatian oleh Dinas PUPR. Jalan yang merupakan akses masyarakat baik sebelum maupun sesudah lebaran dipastikan tidak terhambat atau bisa dilalui kendaraan roda dan empat.
”Ada beberapa titik yang jadi perhatian kami dan itu pekerjaannya sudah dimulai, dengan cara menambal dikasih aspal panas (hotmix),” kata Fathol saat dihubungi, Kamis (23/5).
Daerah itu, terang Fathol, terletak di kawasan Mangopoh, kawasan Agam, Padang Luar di Kota Bukittinggi, Alahan Panjang Solok, Rambatan Limapuluh Kota, dan beberapa titik lainnya.
“Daerah ini terbilang rawan akses jalannya, apalagi musim hujan. Makanya perbaikan ada di sejumlah kabupaten/kota,” ujar Fathol.
Mantan kepala Dinas PU Kabupaten Solok itu mengaku tidak hafal detail lokasi titik jalan yang diperbaiki. Alasannya, kewenangan pemeliharaan jalan telah diserahkan pada UPTD Pemeliharaan Jalan. Sementara, Dinas PUPR memiliki sebanyak 6 UPTD Pemeliharaan.
”Dinas PUPR Sumbar sudah punya enam UPTD pemeliharaan. Jadi kewenangan dan program pemeliharaan sekarang ada di UPTD. Mudah-mudahan H minus 3 perbaikan jalan selesai,” harap Fathol.
Khusus jalan yang dianggap rawan banjir dan longsor, sambung Fathol, pihaknya akan siapkan alat berat jenis eskavator.
Sehingga jika ada bencana bisa segera dilakukan evakuasi. Nantinya, kata dia, juga ada tambahan alat berat dari Balai Jalan.
“Iya telah kita siapkan alat berat untuk di sebar pada daerah rawan bencana, nanti juga ada tambahan alat berat dari Balai Jalan,” sebut Fathol.
Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Sumbar, Erman Rahman menyampaikan, ada beberapa titik yang rawan bencana yang harus diwaspadai saat mudik lebaran. Rinciannya, Sitinjau Lauik, Lembah Anai, Kelok 44, Palupuah Agam, sebagian jalan arah Pesisis Selatan tapi tidak terlalu berisiko dan daerah Panggakalan Limapuluh Kota.
”Kami minta pemudik hati-hati di jalur tersebut sebab, selama ini sering terjadi bencana seperti tanah longsor dan terban,” ujar Erman.
Kemudian, Rahman juga menyampaikan, titik-titik berpotensi terjadi penumpukan kendaraan yang menyebabkan kemacetan di Lembah Anai, Baso, dan Padang luar serta Sitinjau Lauik.
“BPBD menyiagakan 24 jam personel dan tim juga ada yang menyiagakan alat berat di titik rawan bencana,” tukasnya. (mil)





