M YAMIN, METRO – Satuan Binmas Polresta Padang menggelar operasi Kegiatan Kepolisian Yang Ditingkatkan (KKYD). Hal ini dilakukan usai dilaksanakan Operasi Bina Kusuma sejak awal Ramadhan hingga 14 Mei 2019 terhadap anak jalanan dan premanisme.
”Setiap hari Binmas diwajibkan melakukan operasi dan membuat laporan KKYD dan diteruskan kepada Polda Sumbar. Operasi KKYD dilakukan sejak 15 hingga 28 Mei mendatang,” ujar Kasat Binmas Polresta Padang, Kompol Darto, Kamis (16/5).
Ia menambahkan, operasi KKYD mencakup pada tindakan pencegahan dan membina kenakalan remaja, senjata tajam, kembang api dan penindakan terhadap produsen, distribusi, pengepul, penjualan petasan dan kembang api ilegal.
”Tak hanya itu saja, juga dilakukan pemantauan terkait peredaran, produsen minuman keras ilegal dan difokuskan juga terhadap pengungkapan kejahatan curas, curat dan curanmor. Tak hanya itu, operasi KKYD dilakukan juga terkait premanisme dan percaloan sajam dan senpi,” ungkapnya.
Untuk operasi KKYD ini terangnya, Satbinmas Polresta Padang juga akan dibantu oleh Satuan Reserse Kriminal yang akan membantu dalam hal-hal tindak kejahatan seperti pencurian dan lainnya. Serta juga akan dibantu dari Satuan Intel Polresta Padang.
Terkait pelaksanaan Operasi Bina Kusuma sebut Kompol Darto, polisi aktif untuk menciptakan kenyamanan dan keamanan bagi masyarakat. Yaitu, dengan memberikan bimbingan dan penyuluhan kepada preman dan anak jalanan dengan cara pendekatan.
”Operasi Bina Kusuma adalah untuk membersihkan tindakan premanisme, kenakalan remaja dan penyakit masyarakat dengan cara memberikan bimbingan dan penyuluhan kepada mereka secara preemtif,” ucap Kompol Darto.
Ia mengatakan, setelah lebih kurang dua minggu dilakukan Operasi Bina Kusuma tersebut, dilanjutkan dengan KKYD dengan melakukan tindakan-tindakan apabila masih ada yang melanggar atau pun melakukan tindak kriminal.
“KKYD ini nantinya sebagai persiapan menjelang dilaksanakannya operasi ketupat yang di mulai H-6 lebaran hingga H+6 lebaran,” pungkas Kompol Darto. (r)





