SOLOK, METRO – Setelah melakukan pencarian selama lima jam lebih semenjak dikabarkan hilang terseret arus Batang Lembang, Adit (8) akhirnya ditemukan, Kamis (9/5) malam sekitar pukul 20.30 WIB. Namun malang, korban yang masih duduk di bangku SD itu ditemukan dalam keadaan tak bernyawa.
Korban ditemukan tak jauh dari lokasi tempat mereka mandi bersama dengan dua temannya. Proses pencarian korban menurut salah seorang petugas SAR dari BPBD Kota Solok, Nanda Priatama, dilakukan di sekitar lokasi tempat korban dinyatakan hanyut.
Arus Batang Lembang dalam kondisi tidak deras dengan debit air kecil. Kondisi tersebut diyakini korban tidak jauh dari tempat mereka dinyatakan hanyut.
Selain mengarungi lokasi dengan menggunakan perahu karet dan rakit bambu, petugas bersama warga juga menggunakan jaring untuk mencari korban. Akhirnya korban berhasil ditemukan warga bersama tim SAR yang melakukan pencarian dengan jala ikan sekitar pukul 20.30 WIB di lokasi tempat korban sebelumnya mandi dalam keadaan meninggal dunia.
Sebelum dikabarkan hilang, Adit terlihat berenang bersama dua temannya Wahyu (9) dan Nofal (8) di aliran Batang Lembang sekitar pukul 15.00 WIB, Kamis (9/5). Diduga kuat, ketiga bocah yang masih duduk di bangku SD tersebut terseret arus sungai.
Beruntung Wahyu dan Nofal dapat diselamatkan warga meski sempat terseret arus sungai tidak begitu jauh dari lokasi tempat mereka mandi. Kedua korban langsung dilarikan ke rumah sakit.
Namun Adit yang ikut hanyut belum berhasil ditemukan oleh warga. Tidak lama berselang, sejumlah petugas BPBD Kota Solok datang membantu proses pencarian bersama warga.
Peristiwa hanyutnya korban awalnya diketahui oleh pekerja pabrik tahu yang ada persis dipinggir lokasi tempat bocah-bocah tersebut mandi. Kala itu, pekerja pabrik langsung memberitahukan warga saat melihat ada anak-anak hanyut.
”Korban sudah ditemukan. Namun nyawa korban tidak dapat diselamatkan,” ungkap Kalaksa BPBD Kota Solok, Kenfilka. (vko)





