AGAM/BUKITTINGGIMETRO SUMBAR

Raya Tiku Gratiskan Takjil, Warga Diminta Jaga Kebersihan Lingkungan Masjid

0
×

Raya Tiku Gratiskan Takjil, Warga Diminta Jaga Kebersihan Lingkungan Masjid

Sebarkan artikel ini

AGAM, METRO – Kebersihan lingkungan mempunyai peranan yang sangat penting dan tak terpisahkan dalam kehidupan manusia. Oleh sebab itu, masalah kebersihan menjadi isu strategis bagi Pemkab Agam untuk disikapi. Salah satunya tersumbatnya saluran selama ini menjadi permasalahan yang dihadapi masyarakat.
Bupati Agam Indra Catri menghimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Agam untuk tidak membuang sampah sembarangan serta menciptakan lingkungan yang bersih, nyaman, dan sehat.
“Masih saya lihat dan temui di selokan-selokan banyak ditemukan sampah, oleh sebab itu saya meminta kepada seluruh pihak, bahwa kebersihan lingkungan harus menjadi perilaku dan gaya hidup sehari-hari kita,” tegas Indra dalam sambutannya, usai pelantikan Camat Kamang Magek, Selasa (7/5) di aula kantor camat.
Salah satu upaya untuk mengurangi peredaran sampah terutama sampah keluarga, menurut bupati adalah dengan cara tidak membeli kantong berbahan plastik disaat belanja ke pasar dan membawa sendiri kantong dari rumah ketika berbelanja ke pasar.”Biasanya, kaum ibu ketika belanja ke pasar, jumlah kantong plastik yang dibawa pulang sama banyak dengan barang yang dibelinya,” ujar Indra.
Masjid Raya Tiku Bagi Takjil
Pengurus Masjid Raya Tiku, Kecamatan Tanjung Mutiara, Kabupaten Agam, menyediakan pabukoan gratis atau biasa disebut takjil yang diperuntukkan bagi jamaah dan musafir yang menunaikan shalat magrib di masjid itu.
Camat Tanjung Mutiara, Yogi Astarian, Selasa (7/5) mengatakan, berbagai macam pabukoan ini bersumber dari warga sekitar dan jamaah yang diakomodir oleh pengurus masjid. “Pabukoan hari ini seperti air mineral, air sirup es, cendol delima, kolak pisang, kurma dan pisang,” kata Yogi.
Dikatakan, pabukoan disediakan sesuai kemampuan warga dan jamaah masjid yang ingin menyumbangkan pabukoan. Menurutnya, setiap hari pabukoan bisa berubah sesuai pemberian. Pengurus masjid akan menerima apapun pabukoan yang disumbangkan untuk jamaah masjid.
”Dengan telah disediakan pabukoan, usai shalat magrib jamaah tidak perlu ke luar mencari makanan, karena telah tersedia di Masjid Raya Tiku. Bahkan gratis,” kata Yogi.
Dikatakan, penyediaan pabukoan gratis akan dilakukan selama Ramadhan selagi warga masih ada yang berniat baik menyumbangkannya.
“Kita tidak meminta, karena semua berdasarkan niat dan keikhlasan warga untuk beramal di bulan puasa tahun ini. Semoga apa yang disumbangkan jadi amal ibadah bagi mereka,” ujar Yogi. (pry)

Baca Juga  Kebijakan Baru, ASN Hamil Dirumahkan 14 Hari